Jumat, 07/02/2025, 21:15:16
Kolaborasi Mahasiswa KKN dan Warga Desa Mandala Mengambil Sampel Air untuk Cegah DBD
OLEH: MAHASISWA KKN UP KELOMPOK 39
.

DEMAM Berdarah Dengue (DBD) masih menjadi ancaman kesehatan di berbagai daerah, termasuk Desa Mandala, Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Cilacap.

Untuk mengatasi hal ini, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Peradaban (UP) Bumiayu, Kabupaten Brebes Kelompok 39 yang tergabung dalam divisi lingkungan, berkolaborasi dengan warga dalam pengambilan sampel air.

Kegiatan di Desa Mandala ini, bertujuan untuk mengidentifikasi potensi tempat perkembangbiakan nyamuk Aedes aegypti sebagai langkah awal pencegahan DBD.

Pengambilan sampel dilakukan di berbagai titik yang berpotensi menjadi sarang nyamuk, seperti bak mandi, tempat penampungan air hujan, selokan, dan wadah-wadah air yang jarang dikuras. Mahasiswa KKN bersama warga mendata kondisi air dan melakukan uji keberadaan jentik nyamuk.

Jika ditemukan jentik, langkah selanjutnya adalah melakukan edukasi kepada warga tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan menerapkan program 3M Plus (Menguras, Menutup, dan Mendaur ulang).

Kegiatan ini mendapat dukungan dari perangkat desa dan petugas kesehatan setempat. Dengan adanya keterlibatan masyarakat, diharapkan kesadaran akan bahaya DBD semakin meningkat. Selain itu, warga juga diajak untuk berperan aktif dalam gerakan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) dengan cara sederhana, seperti mengosongkan tempat air tidak terpakai dan menggunakan larvasida jika diperlukan.

Selama proses pengambilan sampel, mahasiswa KKN juga memberikan sosialisasi mengenai pentingnya air bersih dan cara mencegah penyebaran penyakit berbasis lingkungan.

Mereka membagikan leaflet serta melakukan demonstrasi langsung tentang cara mengecek keberadaan jentik nyamuk. Upaya ini bertujuan agar masyarakat tidak hanya bergantung pada penyemprotan fogging, tetapi lebih mengutamakan pencegahan berbasis lingkungan yang lebih efektif dan berkelanjutan.

Hasil dari pengambilan sampel ini nantinya akan dianalisis untuk mengetahui tingkat risiko DBD di Desa Mandala. Jika ditemukan area dengan tingkat perkembangbiakan nyamuk yang tinggi, maka akan dilakukan langkah-langkah intervensi lebih lanjut, seperti gotong royong membersihkan lingkungan dan koordinasi dengan pihak terkait untuk tindakan lanjutan.

Dengan adanya sinergi antara mahasiswa KKN dan warga, diharapkan Desa Mandala dapat lebih siap dalam menghadapi ancaman DBD. Kesadaran kolektif dan tindakan preventif yang dilakukan secara bersama-sama menjadi kunci utama dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan terbebas dari penyakit.

Mahasiswa KKN UP Kelompok 39 Desa Mandala, Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Cilacap: Suci Diva Pambayun, Emil Izzatul Maula, Faikohtul Zakiyah, Zella Arfi Andiny, Davi Al Faqih, Mahmudah, Sendi Firmansah, Lilis Suryani, Naufal Sofwan, Ahmad Muslih Ramadhana, Kiriman Emil Izatun.

Tulisan dalam Kolom Opini ini adalah kiriman dari masyarakat. Segala tulisan bukan tanggung jawab Redaksi PanturaNews, tapi tanggung jawab penulisnya.

 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita