PENDIDIKAN anak usia dini diperlukan untuk pertumbuhan dan perkembangan yang Optimal. Pendidikan dasar yang diatur dalam UU No. 20 Tahun 2003 dan juga dalam Permendikbud No. 146 (2013) adalah pendidikan anak usia 0-6 tahun yang dilaksanakan.
Dengan memberikan insentif pendidikan kepada anak melalui bantuan fisik dan mental.Banyak yang tidak menyadari bahwa pola asuh dapat mempengaruhi perkembangan kesehatan mental seorang anak. Dan tentunya banyak orang tua yang masih menganggap remeh dan telah mengabaikan hal penting tersebut.
Tidak hanya kesehatan fisik,penting bagi orang tua untuk ikut serta mendukung kesehatan mental anak. Ketika anak memiliki kesehatan mental yang stabil, anak dapat berpikir jernih, mengembangkan kepercayaan diri, membangun harga diri, hingga mampu mengelola emosi.
Peran orang tua adalah sebagai pendidik yang baik dalam keluarga yang akan membentuk kepribadian anak yang baik, perkembangan kepribadian anak akan dikendalikan dan dibentuk dengan bimbingan dan bantuan karena orang tua merupakan tempat pendidikan pertama kali bagi anak.
Pengasuhan orang tua di rumah memerlukan keterampilan,terutama dalam mengikuti perkembangan zaman. Keluarga merupakan kunci utama dalam tahap perkembangan emosi dan mental anak. Anak yang berada dalam lingkungan keluarga yang positif dapat meningkatkan kemampuan anak dalam mengendalikan masalah emosi. Keluarga memainkan peran besar dalam kesehatan fisik dan mental seorang anak.
Salah satu peran utama orang tua dalam pendidikan mental anak adalah memberikan dukungan emosional. Anak-anak membutuhkan rasa aman, kasih sayang, dan dukungan dari orang tua. Orang tua perlu memberikan dukungan dan semangat kepada anak dalam menghadapi masalah atau kesulitan. Dengan cara ini, anak akan belajar untuk mengelola emosi dengan baik dan merasa didukung dalam menghadapi berbagai situasi.
Selain itu, orang tua juga perlu menjadi contoh yang baik dalam mengelola emosi dan menyelesaikan konflik dengan cara yang positif. Anak-anak belajar dari apa yang dilihat, sehingga ketika orang tua mampu mengelola emosi dengan baik dan menyelesaikan konflik secara dewasa, anak akan belajar untuk melakukannya juga.
Orang tua juga harus berperan penting dalam mendukung pendidikan anak. Ini memberikan dukungan emosional dan motivasi dalam proses belajar anak. Orang tua dapat terlibat dalam kegiatan pendidikan di rumah, seperti membaca bersama, membantu dengan tugas sekolah, atau berdiskusi tentang apa yang dipelajari di sekolah.
Penting juga berkomunikasi dengan guru untuk memahami perkembangan anak dan membantu anak mengatasi tantangan akademi. Dengan berpartisipasi aktif dalam pendidikan anak, orang tua dapat menciptakan lingkungan yang mendukung dan memotivasi anak untuk mencapai keberhasilan akademi.
Orang tua juga perlu terlibat dalam mengajarkan keterampilan sosial kepada anak. Orang tua perlu mengajarkan anak tentang cara berinteraksi dengan orang lain, cara membangun hubungan yang sehat, serta cara menyelesaikan konflik dengan baik. Hal ini akan membantu anak untuk memiliki keterampilan sosial yang baik dan mampu beradaptasi dalam berbagai situasi sosial.
Dengan demikian, dampak dari dukugan orang tua yang tepat anak dapat tumbuh dan berkembang secara optimal dari segi mental dan emosional.