Minggu, 26/11/2023, 08:31:45
Pendidikan Karakter di Era Generasi Digital
Oleh: Fitri Burhani
--None--

MAJU atau mundurnya suatu negara, itu tentunya terletak pada generasi muda dari negara yang bersangkutan. Generasi muda adalah tonggak keberlangsungan masa depan negara. Terlebihnya lagi di zaman sekarang, generasi muda dituntut untuk lebih berpartisipasi dalam membangun masyarakat Indonesia.

Perubahan yang terjadi dalam lingkungan sosial saat ini membutuhkan panutan dan contoh yang dapat membawa kita ke arah yang lebih baik. Penumbuhan terhadap generasi sekarang menjadi warga negara yang baik menjadi perhatian paling utama.

Penumbuhan terhadap generasi sekarang menjadi warga negara yang baik menjadi perhatian yang paling utama. Generasi sekarang saat ini membutuhkan penumbuhan dalam sikap dan kepribadian yang berguna menumbuhkan pribadi yang bertanggung jawab, toleran, dan lain-lain.

Hal tersebut sudah jelas bahwa pendidikan dan penumbuhan generasi muda sangat penting dalam mewujudkan cita-cita. Khususnya pendidikan karakter di zaman sekarang ini. Karakter yang baik dan kuat dalam generasi muda adalah modal dari keberhasilan generasi muda Indonesia.

Indonesia di era sekarang sudah bergerak di berbagai sektor ke arah digital yang serba otomatis. Kejadian ini bisa kita lihat dengan bukti kalau semakin banyaknya perusahaan-perusahaan berbasis digital di sekitar kita. Seperti Google, Facebook, Youtube, dan layanan aplikasi lainnya.

Generasi sekarang rata-rata sudah bisa menggunakan teknologi digital, namun yang perlu diperhatikan adalah bagaimana mereka bisa menyaring informasi yang mereka dapat melalui kecanggihan teknologi tersebut. Generasi muda digital selalu ingin tampil beda dan tidak mau menjadi peniru.

Pada dasarnya pendidikan itu merupakan upaya untuk meningkatkan sumber daya manusia agar mempunyai karakter  dan kemampuan untuk hidup mandiri yang baik. Pendidikan karakter adalah suatu proses penerapan nilai moral dan agama kepada generasi sekarang melalui ilmu pengetahuan.

Penerapan dari nilai-nilai tersebut dapat menunjukkan sikap tanggung jawab sebagai warga negara. Dan berguna untuk meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa pendidikan karakter itu penting di era digital. Dan teknologi saja tidak dapat memenuhi kebutuhan pendidikan karakter di era digital ini.

Masalah-masalah yang muncul pada generasi sekarang ini yaitu salah satunya tentang agama, sikap gotong royong dan kemandirian antar individu. Di era digital sekarang ini, pemanfaatan teknologi menjadi kuncinya nilai pribadi. Dan juga merosotnya akhlak, kebodohan yang seakan-akan dari pemanfaatan teknologi yang menyimpang.

Sehingga tujuan dari adanya pendidikan karakter itu agar setiap warga negara menjadi pribadi yang baik. Memang teknologi memiliki peran penting dalam pendidikan generasi muda di era digital. Namun begitu juga pertemuan tatap muka secara langsung masih sangat diperlukan.

Proses pembentukan karakter itu sifatnya menyeluruh dan membutuhkan keterlibatan dari semua pihak. Tentunya hal ini akan saling berhubungan. Orang tua, sekolah, masyarakat, dan pemerintah juga berperan dalam membentuk karakter anak.

Contohnya di sekolah dapat berperan sebagai guru, orang tua, teman. Komunikasi dan interaksi langsung antara anak dengan orang tua, anak dengan guru di era digital ini semakin menjadi penting. Karakter yang baik mengandung kebiasaan untuk mengetahui hal-hal yang baik, dan melakukan hal yang baik juga.

Upaya untuk menanamkan pendidikan karakter di era sekarang merupakan sebuah tantangan besar. Karena pendidikan karakter berupaya untuk menanamkan sebuah kebiasaan, nilai, dan cara pandang. Di antara semua pihak yang berpengaruh terhadap pendidikan karakter anak, keluarga atau orang tua merupakan pihak yang paling berperan dalam usaha ini.

Jika keluarga atau orang tua dapat menyikapi dengan bijak, maka karakter anak akan terbentuk dengan mudah menyesuaikannya. Sebab keluarga atau orang tua merupakan pendidik pertama, sehingga peran aktif orang tua sangat dibutuhkan dalam pembentukan karakter.

(Fitri Burhani  adalah Mahasiswa Universitas Peradaban Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Email: fitri122jjj@gmail.com)

Tulisan dalam Kolom Opini ini adalah kiriman dari masyarakat. Segala tulisan bukan tanggung jawab Redaksi PanturaNews, tapi tanggung jawab penulisnya.

 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita