Kamis, 02/11/2023, 23:08:52
Para Eks Napiter Podomoro Diberi Pembekalan dan Diskusi Bersama Tentang Wawasan Kebangsaan
-LAPORAN TAKWO HERIYANTO

Badan Kesbangpol Kabupaten Brebes,  mengadakan  silaturahmi sekaligus diskusi tentang keagamaan dan negara bersama para eks narapidana teroris (napiter) yang tergabung dalam Paguyuban Podomoro. (Foto: Ist)

PanturaNews (Brebes) - Pemerintah Kabupaten Brebes melalui Badan Kesatuan Kebangsaan dan Politik (Kesbangpol) setempat terus melakukan upaya memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa, guna terciptanya situasi dan kondisi yang kondusif, aman, tertib dan damai.

Salah satu upaya yang telah dilakukan ini, yakni dengan silaturahmi sekaligus diskusi tentang keagamaan dan negara bersama para eks narapidana teroris (napiter) yang tergabung dalam Paguyuban Podomoro. 

Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Brebes, Moch Sodik mengatakan, selama ini kegiatan yang dikemas dalam tajuk Focus Group Discussion(FGD) bersama dan para mantan napiter tersebut terus dilakukan.

"Bahkan dengan mengundang berbagai nara sumber yang salah satunya Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Brebes," kata Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Brebes, Moch Sodik, Kamis 2 November 2023.

Berharap dengan adanya acara itu, mereka dapat semakin peduli, waspada dan peka terhadap segala potensi yang mengancam keutuhan NKRI.

Disatu sisi, para eksnapiter juga mendapat pencerahan terkait wawasan kebangsaan sekaligus memperoleh ilmu terkait membangun akhlak yang baik.

Dalam diskusi bersama para mantan napiter tersebut, dari Kemenag memaparkan persoalan agama dan budaya serta persoalan agama dan Negara.

Menurutnya, juga ada 3 pola hubungan agama dengan negara. Yakni yang pertama sekuleristik. Artinya negara yang tidak mengkaitkan negara dengan agama. Kemudian, yang kedua adalah formalistik, yaitu gerakan yang melakukan pembaruan yang memisahkan Islam dengan tradisi setempat.

"Terakhir yaitu negara yang tidak menjadikan Islam sebagai ideologi negara. Tapi yang dipentingkan ialah berlakunya nilai dan substansi ajaran agama dalam kehidupan sosial," jelasnya.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita