Ribuan liter droping air langsung diserbu warga (Foto: Don. Zaenal)
PanturaNews (Brebes) - Krisis air bersih melanda Desa Kutamendala, Kecamatan Tonjong, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, mengakibatkan sekitar 600 warga menghadapi kesulitan dalam memenuhi kebutuhan air bersih.
Air sumur yang sebelumnya digunakan warga untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari kering di musim kemarau ini. Sementara air sungai tidak layak konsumsi, sehingga menyebabkan kondisi ini semakin menyulitkan warga.
Pemerintah Desa (Pemdes) Kutamendala, telah mengajukan permohonan bantuan mendesak kepada BPBD untuk melakukan droping air bersih. Upaya ini diharapkan dapat meringankan penderitaan warga desa yang terdampak oleh krisis air ini.
Kepala Desa Kutamendala Fathuri SAg mengungkapkan, sebagian warganya mengalami situasi kritis akibat sulitnya air bersih. Air sumur yang biasanya menjadi sumber utama air, kini sudah mengering, dan air sungai di sekitar desa tidak memenuhi standar konsumsi.
"Kami sudah mendapat droping air dari BPBD selama dua hari, tapi kini warga berharap ada bantuan droping lagi," kanya, Rabu 16 Agustus 2023.
Pemerintah daerah telah melaporkan mengenai situasi tersebut dengan instansi terkait untuk mengambil tindakan cepat. Di samping itu, masyarakat luas juga diharapkan dapat memberikan dukungan dengan sumbangan air bersih atau bantuan lainnya.
Desa Kutamendala memikiki 12 dukuh dan dua dukuh yang mengalami krisis air beraih. Yakni Dukuh Satir dan Dukuh Gardu dengan jumlah jiwa mencapai 6000 lebih.
Pedukuhan lainnya tidak sampai mengalami krisis air bersih, tercukupi dengan adanya Pamaimas.
"Kami akan terus mengupdate perkembangan situasi di desa Kutamendala ini. Semoga bantuan segera tiba dan mampu membantu mengatasi krisis air bersih yang melanda desa," pungkaa Fathuri.