Shintya Sandra Kusuma memberikan bantuan air bersih di Desa Cigadung Kecamatan Banjarharjo. (Foto: Ist)
PanturaNews (Brebes) - Kondisi krisis air bersih yang terjadi di sejumlah desa di Kecamatan Banjarharjo, membuat prihatin seorang dermawan asal kota bawang merah, Shintya Sandra Kusuma.
Menurut Shintya, saat ini ada 3 desa di Kecamatan Banjarharjo yang mengalami krisis air bersih. Selain Desa Cigadung, dua desa lainnya yakni Desa Tiwulandu dan Desa Cihaur.
“Saya mendroping air bersih 8 tangki, untuk di salurkan ke tiga desa di Kecamatan Banjarharjo yang mengalami krisis air bersih,” kata Shintya, Selasa 25 Juli 2023.
Ia berharap dengan bantuan air bersih ini, semoga dapat memperingan beban masyarakat setempat, yang saat ini tengah kesulitan air bersih.
“Kedepan saya juga berharap ada solusi supaya masyarakat disini tidak lagi kesulitan air bersih. Apalagi tadi pa kades Cigadung menyampaikan, supaya desanya bisa ada jaringan transmisi pipa PDAM, dikarenakan tidak adanya sumber mata air, khususnya di Dukuh Beber,” tandas Caleg DPRRI Dapil 9 (Brebes, Tegal dan Kabupaten Tegal ) ini.
Kepala Desa Cigadung, Darno, menjelaskan bahwa krisis air bersih di desanya sudah terjadi sejak puluhan tahun silam.
“Di Dukuh Beber, memang tidak ada sumber mata air. Untuk kebutuhan minum dan masak, warga terpaksa harus membeli air bersih,” katanya.
Untuk kebutuhan mandi dan mencuci, warga mengandalkan air irigasi yang disalurkan melalui pipa ke rumah-rumah warga.
“Tapi saat ini, warga kesulitan karena air irigasi sudah menipis. Untuk mandi dan mencuci pun, bagi warga yang memiliki uang membeli, selain kebutuhan untuk memasak dan minum,” pungkasnya.