Kamis, 22/06/2023, 12:15:53
Guru Yang Bersahabat Dan Relate
Oleh: Nirmala Amna Tsania
--None--

SEKARANG bukan zamannya lagi guru mengajar dengan penuh tekanan kepada para siswa. Guru yang baik adalah guru yang tidak hanya memposisikan dirinya sebagai seorang pengajar, akan tetapi juga sebagai sahabat untuk siswanya. Sahabat yang bisa dibilang selalu ada di saat siswanya selalu membutuhkannya.

Masing-masing siswa pasti memiliki kepribadian yang berbeda serta beragam masalah yang berbeda juga. Dari sinilah guru mulai menjalankannya perannya sebagai sahabat siswa, dimana guru dapat memahami kepribadian siswanya yang berbeda-beda dan mendengar serta memberi solusi atas masalah yang di hadapi siswanya.

Memang bukanlah sutu hal yang mudah untuk kita dalam memahami setiap kepribadian dan masalah yang di hadapi siswa, akan tetapi dengan cara seperti itulah yang membuat hubungan batin antara guru dan siswa lebih terikat.

Kita tahu bahwa siswa sangat mengharapkan gurunya dapat menghargai segala usaha yang mereka lakukan selama proses belajar mengajar di sekolah. Mereka butuh perhatian,dorongan semangat, dan rasa kasih sayang dari gurunya. Maka dari itu, para siswa sangat membutuhkan guru yang tidak hanya sekedar mengajar akan tetapi juga bisa menjadi sahabat yang selalu ada ketika mereka butuhkan.

Dengan memposisikan diri sebagai sahabat siswa, bukan tidak mungkin akan menciptakan proses belajar mengajar yang efektif, sehingga materi yang di sampaikan guru dapat di pahami siswa dengan baik tanpa adanya tekana dari guru. Sebagai guru seharusnya kita dapat menyanyangi siswa dan memahami bahwa mereka mempunya kelemahan dan kelebihan.

Sebagai guru kita juga harus bisa menempatkan diri kapan bisa menjadi sahabat untuk siswanya dan kapan menjadi guru yang harus dihormati dan didengar penjelasannya.Dengan memahami kehidupan siswa, memanfaatkan minat dan bakat siswa, mendukung pembelajaran personal, menciptakan lingkungan belajar yang inklusif dan menjadi inspirasi terhadap siswa merupakan contoh dari guru yang relate.

Makna dari kata "relate" adalah memiliki hubungan yang erat, saling terkait, atau relevan. Ketika seseorang dapat "relate" terhadap seseorang atau sesuatu, itu berarti mereka dapat memahami, menghubungkan, atau merasakan kesamaan dengan hal tersebut.

Mejadi guru yang bersahabat dan relate untuk siswa menurut Djuharijah spd SD dari radar tegal, pada jumat 7 Oktober 2022 menyatakan “untuk menciptakan suasana menyenangkan guru tidak bisa membawa murid ke masa dahulu.

Guru harus menciptakan pengalaman belajar yang relate dengan muridnya sebegai generasi Z atau lahir dari 1997 sampai 2012, dimana game online, maga, K-pop, Tiktok atau media social dianggap jauh lebih mengasyikkan daripada mendengarkan ceramah gurunya.

Menjadi relate dan bersahabat dengan siswa adalah strategi jitu untuk menciptakan pendidikan merdeka. Hal itu perlu dicoba para guru sebagai upaya bangkit lebih kuat. Menjadi sahabat siswa tentunya tidak hanya mendengarkan keluh kesah mereka, akan tetapi juga mendorong pribadi mereka untuk menjadi pribadi yang tangguh dan mandiri. Karakter guru favorit siswa diantaranya adalah atraktif, ramah, bersahabat, humoris.

Pada posisi ini, guru harus mampu menurunkan egonya supaya bisa sejajar dengan siswanya. Bila siswa masih memosisikan sebagai orang yang lebih tinggi dari siswanya, pola hubungan guru-siswa sebagai sahabat tidak aka pernah terjadi karena pada dasarnya pola hubungan semacam ini membutuhkan kesetaraan. Siswa harus diposisikan sejajar dengan gurunya.

Meskipun sejajar, guru tidak mesti takut akan kehilangan kewibawaan di hadapan siswanya. Justru dalam pola hubungan ini guru akan mendapatkan penghormatan yang tulus dari siswanya. Guru akan dikenang sebagai sosok sahabat sejati bagi siswanya.

Dari pembahasan diatas, guru hanya sebatas menjadi pengajar saja tidak cukup bagi seorang guru, tetapi menjadi sahabat siswa dan relate akan sangat berarti dan dihormati oleh siswa. Oleh karena itu, peran guru tidak hanya sebagai teladan dari siswa akan tetapi juga harus mampu menjadi seorang sahabat bagi siswanya.

Semoga kita bisa menjadi guru yang tidak hanya sebagai pengajar, akan tetapi juga bisa menjadi sahabat untuk siswa. Semangat berkarya, berinovasi kreatif.

Tulisan dalam Kolom Opini ini adalah kiriman dari masyarakat. Segala tulisan bukan tanggung jawab Redaksi PanturaNews, tapi tanggung jawab penulisnya.

 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita