Foto : Ist
PanturaNews (Brebes) - Jumanik harus meregang nyawa usai tertabrak Kereta Api Argo Cirebon, Selasa (11/4) sore. Insiden tersebut, terjadi pada Lintasan KM 163+9 Petak Jalan Brebes-Tanjung masuk wilayah Desa Pebatan Kecamatan Wanasari. Akibatnya, tubuh seorang pria lansia itu terpental setelah tertabrak Argo Cirebon relasi Tegal-Gambir yang melaju dengan kecepatan tinggi.
Insiden lansia tertabrak Kereta, kali pertama dilaporkan Mustajab, 50, yang merupakan Polsuska KA Argo Cirebon.
Menurutnya, sebelum kejadian kakek Jumanik diduga kurang waspada saat berjalan kaki. Yakni, dari arah timur ke barat dekat lintasan rel kereta api. Sehingga, saat KA 25 Argo Cirebon melaju dari arah timur ke barat dengan kecepatan tinggi langsung menemper tubuh korban.
"Akibat insiden itu, membuat korban langsung meninggal dunia di tempat," ungkap Kapolsek Wanasari Iptu Triyono Raharjo saat dikonfirmasi, Rabu 12 April 2023.
Berdasarkan pemeriksaan identitas, lanjut Triyono, korban berusia 69 tahun, pekerjaan transportasi, Desa Klampok. Jenazahnya, langsung dievakuasi ke RSUD Brebes untuk pemeriksaan medis. Hasilnya, korban meninggal akibat benturan keras pada bagian kepala belakang sebelah kiri dan tulang rusuk sebelah kiri.
Sementara itu, pada hari yang sama Kapolsek Brebes mendapat laporan seorang pria paruh baya ditemukan tewas di emperan toko. Tepatnya, hari Selasa 11 April 2023, sekitar pukul 11.30 WIB pada teras toko turut Jl Jend Sudirman Kelurahan Kecamatan Brebes.
Kapolsek Brebes AKP Mulyono saat dikonfirmasi menyampaikan, pria yang ditemukan tewas pada emperan toko merupakan warga Jakarta Utara. Hal itu, terungkap dari identitasnya yang beralamat Jln Kebon Bawang III Kelurahan Kebon Bawang Kecamatan Tanjung Priuk bernama M Abdullah S.
"Keterangan dari saksi yang melihat, korban sudah berada di emperan toko sehari sebelum meninggal dunia. Hasil pemeriksaan, tak ditemukan tanda kekerasan pada tubuh korban. Karena penyebab kematian, diduga akibat penyakit yang diderita namun tak kunjung mendapat penanganan medis," tandasnya.