AL-KHAWARIZMI adalah ilmuwan yang memperkenalkan ilmu matematika ke dunia. Matematika ini ditemukan zaman yunani kuno. Matematika dapat didefinisikan sebagai ilmu yang mempelajari tentang pola dari struktur, perubahan dan ruang. Maka secara informal juga merupakan ilmu tentang bilangan dan angka.
Menurut Maryati dan Priatna (2017:336), matematika merupakan ilmu deduktif karena dalam mancari kebenaran harus dibuktikan dengan teorema, sifat, dan dalil setelah dibuktikan. Matematika juga merupakan ilmu pengetahuan yang diperolah dengan nalar yang menggunakan istilah dengan cermat, jelas, dan akurat.
Pentingnya belajar matematika tidak terlepas dari perannya dalam berbagai macam aspek kehidupan. Matematika juga dapat menjadikan seseorang terbiasa berpikir secara sistematis, ilmiah, menggunakan logika, kritis, dan meningkatkan daya kreativitas
Banyak orang mengatakan bahwa matematika itu sulit karena membutuhkan kesabaran dan ketekunan. Banyak hafalan dan konsep pengerjaan matematika memerlukan ketekunan dan kesabaran agar dapat memahaminya namun tidak setiap orang memiliki ketekunan dan kesabaran.
Matematika merupakan ilmu yang membahas tentang bilangan, bangun ruang/geometri, aljabar dan lain-lain yang merupakan ilmu yang mempunyai sifat yang berbeda-beda dan disiplin ilmu lain karena itu, kegiatan belajar matematika tidak dapat disamakan dengan ilmu lainnya.
Matematika terbagi dalam tiga bagian yaitu aljabar, analisis, dan geometri. Tetapi ada pendapat juga yang mengatakan bahwa matematika terbagi menjadi empat bagian yaitu aritmatika, aljabar, geometris dan analisis dengan aritmatika mencakup beberapa teori yaitu teori bilangan dan statiska.
Matematika memiliki banyak manfaat bagi kehidupan dan merupakan mata pelajaran/mata kuliah yang mengajarkan kita, diantaranya adalah melatih disiplin dan kesabaran, membuka pintu gerbang ke hampir semua bidang sains dan teknik, membantu dalam memahami pendapatan dan pengeluaran, dan lain-lain.