Kamis, 29/09/2022, 13:41:32
Sosialisasi 4 Pilar, Dewi Aryani Tekankan Gotong Royong Bangun Kedaulatan Pangan
LAPORAN SL. GAHARU

Anggota MPR-DPR RI, DR. Hj. Dewi Aryani menggelar sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan di jalan persawahan Desa Plumbungan dan Maribaya, Kecamatan Kramat, Kabupaten Tegal. (Foto: Dok/Tim DeAr)

…gotong royong menjadi intisari dari pelaksanaan lima sila yang tertuang dalam Pancasila…

PanturaNews (Tegal) - Anggota MPR-DPR RI, DR. Hj. Dewi Aryani kembali menggelar sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan. Sebelumnya sosialisasi kepada perwakilan penggiat pertanian dan ekonomi kerakyatan tiap kecamatan se Kabupaten Tegal.

Pada sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan kali ini, Dewi Aryani tyang akrab disapa DeAr, mengundang ratusan perserta diantaranya kepala desa (kades), kader penyuluh pertanian, petani, kader partai hingga penggiat pertanian lainnya.

Jika sosialisasi sebelumnya dilakukan di Rumah Aspirasi Dewi Aryani di Desa Sidaharja, kali ini terbilang unik karena digelar di jalan persawahan Desa Plumbungan dan Maribaya, Kecamatan Kramat, Kabupaten Tegal, Kamis 29 September 2022.

Kepada para peserta sosialisasi 4 Pilar, Politisi PDI Perjuangan Dapil Jawa Tengah XI (Kota-Kabupaten Tegal, Brebes) ini menekankan pentingnya gotong royong bagi masyarakat. Gotong royong tidak boleh terlepas dari semua kegiatan berkehidupan di Indonesia.

“Ini sangat penting, karena gotong royong menjadi intisari dari pelaksanaan lima sila yang tertuang dalam Pancasila sebagai dasar negara kita,” tegas Dewi Aryani.

The Best Legislator ini juga mengingatkan, bahwa gotong royong agar menjadi jiwa dan semangat kebangsaan yang harus selalu di pupuk bersama, seperti halnya para petani dan pertanian sebagai sumber ketahanan pangan nasional.

“Bidang pangan saat ini menjadi sorotan dunia termasuk di Indonesia dan Kabupaten Tegal khususnya, karena semakin banyaknya lahan kritis akibat banyaknya penggunana pupuk kimia,” terang Dewi Aryani.

Untuk itu, maka perlu gotong royong berbagai pihak untuk mengembalikan semua sumber pangan menjadi lebih subur, hasil melimpah hingga pendampingan di bidang pertanian dan bidang lainnya yang menjadi pendorong keberhasilan pembangunan ketahan pangan.

“Upaya yang sedang saya lalukan, yaitu memulihkan kesuburan sawah dengan mengurangi pupuk kimia, dan memperbanyak pupuk hayati,” tuturnya.

Pada kesempatan itu, Dewi Aryani menjelaskan bahwa menanam padi di lahan sawah yang sudah di revitalisasi dengan pupuk hayati, bisa menghemat sampai 70 persen penggunaan pupuk kimia.

“Ayo kita semua gotong royong memulihkan kesuburan sawah, karena gotong royong adalah implementasi dan wujud nyata dalam mengamalkan Pancasila,” tandas Dewi Aryani.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita