Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Drs. Jaelani Aripin (2014) menyatakan bahwa, olahraga adalah sebagai salah satu aktivitas fisik maupun psikis seseorang yang berguna untuk menjaga dan meningkatkan kualitas kesehatan seseorang tersebut setelah melakukan olahraga.
Berbicara tentang olahraga, akan dijumpai banyak hal, mulai dari kemenangan, kejuaraan, piala, kebanggaan, bahkan sampai kekecewaan, kegagalan, pertikaian, kerusuhan, dan masih banyak lagi. Semua hal itu saling berkaitan dan berbaur menjadi satu berupa hasrat yang besar terhadap olahraga. Olahraga merupakan salah satu kegiatan yang mengajarkan banyak hal, mulai dari kejujuran dalam bermain, menghargai kawan maupun lawan, menerima kekalahan dengan lapang dada, memberi ucapan selamat kepada sang pemenang, bersikap fair play dalam bermain, dan masih banyak lagi hal positif yang sebenarnya terkandung di dalam olahraga itu.
Dalam penelitian yang dilakukan oleh Melfa Nababan (2018) menyatakan bahwa olahraga dibagi menjadi 3 jenis. Diantaranya ialah Olahraga rekreasi, berasal dari bahasa Latin rekreasi yaitu recreare yang secara harafiah berarti “membuang ulang”, adalah kegiatan yang dilakukan untuk menyegarkan kembali jasmani dan rohani seseorang. Hal ini adalah sebuah aktivitas yang dilakukan seseorang selain pekerjaan. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, rekreasi adalah penyegaran kembali badan dan pikiran, sesuatu yang menggembirakan hati dan menyegarkan seperti hiburan dan piknik. Olahraga prestasi dimaksudkan sebagai upaya untuk meningkatkan kemampuan dan potensi olahragawan dalam rangka meningkatkan harkat dan martabat bangsa. Pembinaan dan pengembangan olahraga prestasi dilaksanakan dan diarahkan untuk mencapai prestasi olahraga pada tingkat daerah, nasional, dan internasional dan dipertegas.
Menurut penelitian yang dilakukan oleh Drs. Jaelani (2014) menyatakan bahwa, Olahraga Pendidikan jasmani merupakan bagian integral dari pendidikan secara keseluruhan, bertujuan untuk mengembangkan aspek kebugaran jasmani, keterampilan gerak, keterampilan berfikir kritis, keterampilan sosial, penalaran, stabilitas emosional, tindakan moral, aspek pola hidup sehat, dan pengenalan lingkungan hidup bersih melalui aktifitas jasmani, olahraga, dan kesehatan terpilih yang direncanakan secara sistematis dalam rangka mencapai tujuan pendidikan nasional.
Menurut Sendang Sri Widiastuti (2019) menyebutkan bahwa pendidikan jasmani, olahraga, dan kesehatan merupakan bagian integral dari pendidikan secara keseluruhan, bertujuan untuk mengembangkan aspek kebugaran jasmani, keterampilan gerak, keterampilan berfikir kritis, keterampilan sosial, penalaran, stabilitas emosional, tindakan moral, aspek pola hidup sehat dan pengenalan lingkungan bersih melalui aktivitas jasmani, olahraga dan kesehatan terpilih yang direncanakan secara sistematis dalam rangka mencapai tujuan pendidikan nasional.
Macam olahraga yang dikembangkan dalam kurikulum 2013 pada semua jenjang sekolah diantaranya adalah permainan bola besar, permainan bola kecil, atletik, bela diri, kebugaran jasmani, senam lantai, aktifitas gerak berirama, aktifitas air dan pola hidup sehat.
Dalam penelitian yang dilakukan oleh Bessy Sitorus Pane (2015) menyatakan bahwa berolahraga merupakan salah satu aspek penting dalam membentuk tubuh yang sehat dan bugar. Olahraga perlu dilakukan secara teratur dalam durasi waktu tertentu. Selain itu, olahraga yang dilakukan tidak harus membuat tubuh melakukan hal yang berat. Olahraga juga bisa dilakukan dengan melakukan beberapa jenis gerakan ringan, santai dan menyenangkan.
Manfaat olahraga yang disampaikan oleh Daniel Landers, Profesor Pendidikan Olahraga dari Arizona State University adalah Meningkatkan daya tahan tubuh, meningkatkan fungsi otak, mengurangi stres serta menurunkan kolesterol. Efek olahraga berlebihan dalam jangka pendek bisa menimbulkan keluhan, seperti kelelahan, nyeri otot, atau sakit punggung. Kondisi ini umumnya bisa mudah Anda atasi dengan beristirahat sebelum memulai aktivitas olahraga kembali. Namun, terdapat beberapa dampak negatif olahraga apabila dilakukan secara berlebihan yang perlu Anda waspadai karena bisa berakibat fatal dan mengancam nyawa seperti Kerusakan jantung, penyakit ginjal, dan kecanduan olahraga.
Berdasarkan beberapa pendapat di atas dapat disimpulkan bahwa olahraga adalah serangkaian gerak raga atau mengolah raga yang teratur dan terencana yang dilakukan orang dengan sadar untuk meningkatkan kemampuan fungsionalnya. Berdasarkan uraian diatas maka aktivitas olahraga adalah keaktifan atau kegiatan mengolah raga secara teratur dan terencana untuk meningkatkan kemampuan fungsional.
(Alpan Abdilah adalah mahasiswa Universitas Peradaban Bumiayu, Kabupaten Brebes Jawa Tengah. Tinggal di Desa Krajan Taraban, Kecamatan Paguyangan, Brebes)