Sabtu, 30/04/2022, 07:30:04
Dokter Intan: Hati-Hati Konsumsi Makanan Saat Lebaran Jangan Asal
-LAPORAN ZAENAL MUTTAQIEN

dr Intan Ayu Larasati, Direktur Klinik Pratama dan Rawat Inap Arrohmah Tonjong Brebes (Foto: Dok. Zaenal Muttaqin)

........ setelah sebulan sebelumnya pola makan dan minum hanya terbatas pada buka puasa dan sahur, maka perubahan pola makan secara drastis dan berlebihan pada hari Lebaran dapat mengganggu kesehatan.

PanturaNews (Brebes) - Lebaran sudah di depan mata, hati-hati jangan asal makan agar tidak ada masalah bagi kesehatan kita. Karena saat Lebaran, biasanya disibukkan dengan banyak aktivitas seperti bersilahturahmi dengan saudara jauh, orang tua, sahabat dan teman.

"Tradisi kita biasanya apabila bertamu ke rumah orang pasti akan disuguhkan dengan berbagai macam hidangan seperti kue kering, kue basah, minuman dingin, minuman bersoda, dan berbagai hidangan lezat lainnya," kata dr Intan Ayu Larasati, Sabtu 30 April 2022.

Direktur Klinik Pratama dan Rawat Inap Arrohmah, Tonjong, Kabupaten Brebes Jawa Tengah ini, mengingatkan untuk berhati-hati dalam mengkonsumsi makanan saat Lebaran. Pasalnya, setelah sebulan sebelumnya pola makan dan minum hanya terbatas pada buka puasa dan sahur, maka perubahan pola makan secara drastis dan berlebihan pada hari Lebaran dapat mengganggu kesehatan.

"Disarankan untuk tetap menjaga porsi makan saat Lebaran, bukan justru melakukan balas dendam setelah sebulan berpuasa," katanya.

Menurutnya, makan dalam porsi yang banyak saat Lebaran dapat menimbulkan gangguan pada lambung, menyebabkan perut begah dan kenaikan berat badan secara cepat.

"Perhatikan juga jenis makanan yang dikonsumsi. Jangan terlalu banyak menyantap hidangan yang mengandung santan, lemak, gula, makanan cepat saji atau makanan instan yang terlalu banyak," terangnya.

Dokter Intan, justru menyarankan agar tetap mengonsumsi buah dan sayur untuk melancarkan sistem pencernaan. Juga perbanyak minum air putih, jangan minum minuman berkarbonasi atau minuman yang mengandung gula terlalu banyak.

"Air putih sangat penting sebagai cadangan cairan tubuh yang diperlukan selama beraktivitas di hari Lebaran," katanya.

Ditambahkan, sebaiknya rajin mencuci tangan pada saat Lebaran karena biasanya akan saling bersalaman dan mencium tangan orang lain sebagai lambang saling memaafkan.

"Virus dan bakteri dapat dengan mudah dari satu tempat ke tempat yang lain maka sebaiknya rajin cuci tangan," pungkas dokter Intan.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita