Rabu, 14/04/2021, 14:51:09
Terima peserta PKN, Nina: Dukung Agen Perubahan Pembangunan
LAPORAN RESMAN S

Bupati Indramayu, Nina Agustina menerima peserta Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat 2 di ruang kerjanya. (Foto: Kominfo)

PanturaNews (Indramayu) - Pelatihan Kepemimpinan Pelatihan Kepemimpinan Nasional harus mampu menghasilkan inovasi, dan menjadi agen-agen perubahan di lingkungan kerjanya.

Demikian dikatakan Bupati Indramayu, Nina Agustina saat menerima kedatangan tiga peserta Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat 2 di ruang kerjanya, Selasa 13 April 2021.

“Kami mendukung pendidikan pelatihan kepemimpinan ini, termasuk outputnya yang berupa proyek perubahan,” ujar Nina.

Selain menerima peserta PKN Tingkat II, Bupati sedianya juga menerima peserta Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) dan peserta Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKP). Namun karena ada yang terkonfirmasi positif Covid-19, pertemuan itu diundur.

Tiga peserta diklat itu adalah Aan dari Diskominfo, Erpin dari Dinas Ketahanan Pangan, dan Yadi dari Dinas Kesehatan. “Mereka adalah orang-orang pilihan yang menjadi agen perubahan,” kata bupati.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Indramayu, Drs Aan Hendrajana, Msi dikonfirmasi PanturaNews di ruang kerjanya, Rabu 14 April 2021 membenarkan dia menjadi juru bicara PKN Tingkat II.

“Kami sangat berterimakasih atas dukungan Bupati Indramayu kepada peserta PKN. Tanpa dukungan dari Ibu Bupati, proyek perubahan (Proper) yang diusungnya, tidak bermakna apa-apa,” terang Aan.

Judul propernya adalah 'Strategi Percepatan Penyelesaian Pengaduan Masyarakat Terintegrasi di Pemerintah Daerah Kabupaten Indramayu'. Garis-garis besarnya, jelas Aan, masyarakat Indramayu dapat menyampaikan keluhan atau pengaduan atas pelayanan Perangkat Daerah melalui aplikasi SP4N.

Laporan melalui Indramayu All In One serta melalui call canter dan media sosial perangkat daerah, kemudian ditindaklanjuti secara cepat oleh perangkat daerah sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya.

“Dengan proper ini, Diskominfo menjadi koordinator aduan dari masyarakat yang mengadu melalui aplikasi,” jelas Aan.

Sedangkan untuk Erpin dari Dinas Ketahanan Pangan, judul propernya adalah 'Membangun Manajemen Kelembagaan Ketahanan Pangan Melalui Sistem Kewaspadaan Pangan dan Gizi (SKPG) di Kabupaten Indramayu.

“Di proper ini, akan mempergunakan hasil analisa SKPG sebagai dasar untuk mewujudkan pembangunan di bidang Ketahanan Pangan,” kata Aan.

Terakhir adalah proper di bidang kesehatan. Dalam kaitan ini, Dinkes melalui Yadi, akan membuat Integrasi Sistem Pelayanan Kesehatan Dasar dan Rujukan di Kabupaten Indramayu.

Di tempat terpisah, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Indramayu, Wahidin mengatakan, jumlah peserta PKN sebanyak 3 orang menerapkan pola pengiriman ke LAN RI yang bertempat di BPSDM Provinsi Jawa Tengah.

Peserta PKA 30 orang, dengan pola penyelenggaraan/fasilitasi bekerjasama dengan BPSDM Provinsi Jawa Barat bertempat di Poltekpos Bandung.

Sedangkan untuk peserta PKP jumlah peserta sebanyak 45 orang dengan rincian 3 orang pola pengiriman ke Puslatbang LAN Jatinangor, 6 orang pola pengiriman ke PPSDM Kemendagri Jatinangor, dan 30 orang pola Penyelenggaraan/fasilitasi bekerjasama dengan BPSDM Provinsi Jawa Barat bertempat di Poltekpos Bandung.

"Masih ada peserta PKP sebanyak 6 orang lagi, dengan pola pengiriman ke PPSDM Kemendagri di Jatinangor yang akan dijadwalkan setelah lebaran nanti," tutur Wahidin.


 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita