Saat ini kita sudah tahu bahwa kita telah memasuki era milenial, yang ditandai dengan kehidupan praktis kita yang apa-apa selalu menggunakan teknologi baik itu berpergian bahkan mencari makan pun menggunakan teknologi. Teknologi telah menguasai segala bidang, segala hal manusia lakukan dengan teknologi untuk membantu meringankan kerja mereka.
Akan tetapi, manusia kadang melupakan dampak negatif dari teknologi itu sendiri salah satunya yakni membuat kita malas, dan akibatnya kita akan ketergantungan dengan teknologi.
Teknologi diciptakan untuk membantu meringankan kerja manusia bukan menjalankan semua kerja manusia, karenanya dalam menggunakan teknologi gunakanlah dengan bijak yakni dengan pemanfaatan yang sebaik-baiknya, sehingga kita hanya akan merasakan dampak positifnya saja dan terhindar dari dampak negatif dari teknologi sendiri, seperti malas, kecanduan teknologi, dan lain sebagainya.
Di era milenial, mudah bagi kita mengakses apa saja dari teknologi canggih yang kita miliki, apa saja yang ingin kita ketahui kita bisa akses lewat teknologi yang kita miliki, selain itu teknologi yang kita miliki bisa kita gunakan untuk berkomunikasi baik jarak yang dekat ataupun jarak yang jauh, dan teknologi kita ini juga bisa mengakses alat transportasi seperti yang kita ketahui sekarang seperti ojek online, grab, dan lain sebagainya.
Dan karena teknologi yang kita miliki ini, banyak terciptanya orang-orang yang cerdas dari segi pengetahuan, mengapa demikian? hal ini karena mudah bagi orang-orang seperti mereka memperoleh sebuah pengetahuan yang sesuai dengan apa yang ingin diketahuinya lewat teknologi canggih yang mereka miliki.
Semakin banyaknya orang pandai dan pintar dari segi pengetahuan, maka semakin sulit orang-orang yang memiliki kepandaian atau kepintaran yang lebih sedikit untuk bersaing di era milenial, karenanya orang-orang seperti itu harus menerapkan berpikir kreatif dalam bersaing di era milenial.
Berpikir kreatif merupakan sebuah kemampuan untuk menciptakan sesuatu yang baru lewat ide barunya itu. Berpikir kreatif merupakan alat bersaing di era milenial yakni era di mana teknologi berkembang sangat pesat dan era persaingan yang ketat. Di dunia ini, segala macam bidang profesi apapun memerlukan seseorang yang memiliki kreativitas dan selalu berpikir kreatif, baik profesi yang berpangkat tinggi ataupun rendah sekalipun.
Seseorang yang memiliki kreativitas sebagai alat untuk bersaing di era milenial maka akan menjadi manusia yang unggul dari manusia-manusia yang lain di era milenial, unggul di sini adalah dalam hal mencapai kesuksesan, kita banyak melihat contoh di media massa banyak orang-orang yang tak berpendidikan dapat sukses bahkan lebih sukses dari para orang yang memiliki gelar sarjana, orang-orang seperti mereka adalah orang-orang yang memiliki kreativitas sebagai alat mereka bersaing dengan orang lain, mereka ini menciptakan sebuah karya yang berasal dari ide kreatif mereka, karya-karya mereka merupakan sumber penghasilan mereka yang menjadikan mereka sukses.
Untuk memunculkan ide kreatif kita dapat mengamati usaha milik orang lain ataupun karya orang lain, dari sana kita akan menemukan sesuatu yang baru yang sekiranya dapat menarik minat khalayak. Selain dengan mengamati karya dan usaha milik orang lain, kita juga bisa memunculkan ide dari pengalaman yang kita alami ataupun pengalaman orang lain. Kreativitas tidaklah mahal, kita dapat membuat sesuatu yang baru dari apa yang ada di sekitar kita.
Kreativitas itu menyukseskan orang karenanya kreativitas ini digunakan sebagai alat bersaing di era milenial. Selain itu, sebagai orang-orang milenial kita manfaatkan teknologi untuk memaparkan hasil berpikir kreatif kita, yang nantinya kita jadikan sebagai ladang usaha. Kreativitas dan era milenial sangat cocok dipadukan kita berkreasi dan teknologi yang ada di era milenial akan membantu kita untuk memasarkannya.
(Pedriwati adalah Mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Peradaban Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah)