Selasa, 05/11/2019, 21:18:39
Warga dan Pedagang Pasar Keluhkan Proyek Mangkrak
SAM-LAPORAN SAMSUDIN SURA

Proyek mangkrak dikeluhkan warga Kelurahan Mintaragen dan pedagang pasar (Foto: Sam)

PanturaNews (Tegal) - Akibat proyek saluran yang mangkrak, warga Kelurahan Mintaragen, Kecamatan Tegal Timur, Kota Tegal, khususnya di Jalan Batanghari dan para pedagang Pasar Pagi, mengeluh.

Pasalnya, depan rumah warga di tepe jalan, penuh dengan timbunan tanah galian. Akibatnya jalan yang hanya lebar sekitar 3 meter itu, mengganggu para pengguna jalan yang akan belanja ke Pasar Pagi, termasuk pedagang yang akan berjualan.

Warga sekitar Jalan Batanghari juga komunikasinya terganggu dan merasa tidak nyaman, akibat jalan penuh timbunan galian tanah. Jalan jadi berdebu saat tertiup angin.

"Pemborongnya bagimana itu kok pekerjaannya tidak segera diselesaikan, terus Pemkot nya gimana terutama DPU, kok dibiarkan begitu saja. Kami yang dilingkungan merasa terganggu," ujar Khaer (70), warga setempat, Selasa 05 November 2019.

Sementara Fery sebagai anaknya, menjelaskan keluhan keluarganya tidak bisa mandi air sumur, akibat tercemar air saluran yang tidak bisa mengalir akibat proyek saluran mangkrak.

"Bayangkan, air itu bercampur limbah dari kios yang berjualan daging, merembas ke sumur. Air sumur ikut jadi bau busuk, " ungkap Fery saat mendampingi orang tuanya di samping rumah.

Sementara proyek yang tanpa papan informasi itu, tidak jelas siapa kontraktornya yang bertanggungjawab, dan di lokasi itu pun tak ada direksikit dan pekerja yang jaga.

Kepala Dinas PU Kota Tegal, Sugiyanto, ST, MT untuk sementara belum bisa dikonfirmasi, karena menurut staf Sekretariat DPU, pimpinannya itu sedang tugas keluar.

"Ya informasinya nanti kami tampung, dan kami sampaikan kepada pimpinan," jelas Dwi Sulis selaku staf Sekretariat DPU ketika ditemui di ruang kerjanya.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita