Bupati Brebes menendang bola menandari dimulainya LBS Bupati Cup 2018 (Foto: Takwo Heryanto)
PanturaNews (Brebes) - Kompetisi sepak bola kasta tertinggi di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, yaitu Liga Brebes Super (LBS) Bupati Cup 2018, secara resmi dibuka oleh Bupati Brebes, Hj. Idza Priyanti SE MH.
Pembukaan yang berlangsung di lapangan Desa Terlangu, Kecamatan Brebes, Kabupaten Brebes, Minggu 18 November 2018 ini, ditandai dengan tendangan bola oleh orang pertama di Kabupaten Brebes itu.
Hadir dalam pembukaan LBS Bupati Cup 2018, selain Bupati Brebes Idza Priyanti, turut mendampinginya adalah suaminya, Warsdin. Ketua Umum Persab Brebes, Heri Fitriansyah dan sejumlah pejabat terkait serta perwakilan Dandim dan Polres Brebes juga turut serta hadir dalam ajang yang diselanggaran resmi oleh Asosiasi PSSI Kabupaten Brebes ini.
Dalam sambutannya Bupati Brebes yang juga Ketua Asosiasi PSSI Kabupaten Brebes, memberikan apresiasi kepada panitia pelaksana dan semua elemen, juga tim-tim yang mendukung gelaran LBS Bupati Cup 2018.
Dalam kesempatan itu, Idza Priyanti juga berbicara terkait kegagalan Persab Brebes dalam ajang Liga 3 putaran babak nasional. Disatu sisi, Idza juga berbicara tentang keberhasil Persab Brebes meraih juara Soeratin nasional 2016 lalu.
"Tentunya dengan adanya even LBS Bupati Cup 2018 ini, akan melahirkan pemain-pemain yang memiliki talenta luar biasa, yang nantinya bisa membawa sepak bola Kabupaten Brebes yang berprestasi luar biasa pula," harap Idza Priyanti.
Adapun, di laga perdana babak penyisihan grup A LBS Bupati Cup 2018, mempertemukan antara PS. HW Sawojajar berhadapan dengan PS. Maung Demang Salem.
Pada pertandingan perdana yang berjalan cukup seru itu, kemenangan di raih oleh PS. HW Sawojajar dengan skor 3-2.
Selanjutnya, dipertandingan kedua grup B mempertemukan antara PS. Kusuma Putra Pandansari melawan SSB Dewantara Jatibarang. Hasilnya, kedua tim bermain imbang dengan skor 0-0.
Sebagaimana diketahui, dalam laga LBS Bupati Cup 2018 yang di ikuti sebanyak 24 tim se-Kabupaten Brebes ini, menggunakan sistem setengah kompetisi.
Dari 24 tim tersebut, sebanyak 16 tim akan bertahan di kasta tertinggi LBS tahun mendatang. Sementara, sisanya sebanyak 8 tim akan terdegradasi ke kasta dibawahnya, yakni Divisi Utama Brebes (DUB) pada tahun mendatang.