Kendaraan roda empat melintas di jembatan Ragatunjung yang mengalami abrol bagia saya dan pondasinya (Foto: Zaenal Muttaqin)
PanturaNews (Brebes) - Sayap dan sebagian abutment atau pondasi jembatan di Dukuh Pojok, Desa Ragatunjung, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, ambrol. Meski begitu, jembatan yang berusia tua tersebut masih dilintasi oleh kendaraan roda dua maupun roda empat. Seharusnya jembatan ini ditutup untuk dilintasi, karena sangat membahayakan.
Pengamatan di lokasi, Selasa 13 November 2018 nampak jembatan ambrol pada salah bagian sayapnya sepanjang 10 meter. Selain sayap, abutment juga ambrol dan hanya tersisa separuh. Sementara pada bagian bawah abutment juga telah tergerus oleh arus sungai.
Hingga Selasa 13 November 2018 siang jembatan yang usianya cukup tua tersebut nbampak dilintasi oleh beberapa kendaraan baik roda dua maupun roda empat. Kondisi tersebut sangat mengkhawatirkan, sementara di sekitar jembatan tersebut juga tidak ada rambu peringatan agar berhati-hati bagi pengguna jalan.
Pengamat jalan dan jembatan wilayah Paguyangan UPTD PUPR Wilayah Bumiayu, Wasro mengatakan, sayap dan bautment jembatan ambrol apada Minggu 11 November 2019 sekira pukul 16.00 WIB, akibat arus deras sungai. Jembatan yang melintang di atas Sungai Erang tersebut kondisinya cukup menkhawatirkan.
"Jembatan dibangun sekira tahun 1985 sudah sangat tua dan belum pernah ada perbaikan," katanya.
Sayap dan abutment jembatan ambrol karena terjangan arus sungai yang deras akibat hujan. Selain itu sebelumnya tanah pada bagian sayap juga retak-retak, saat terkena air hujan mengakibatkan sayap jembatan tersebut ambrol.
"Sebelumnya sudah reta-retak saat hujan terkena air dan ambrol," ungkap Wasro.
Jembatan yang letaknya di dekat pintu gerbang Desa Ragatunjung merupakan jalur utama di jalan kabupaten ruas Kretek-Ragatunjung. Jembatan akan segera ditutup untuk kendaraan roda empat dan dialihkan ke jalur Cibangkang.
"Nanti akan kita kordinasikan dengan Pemerintah Desa Ragatunjung untuk dilakukan penutupan bagi roda empat, untuk sepeda motor masih bisalewat sementara," pungkas Wasro.