Sekda Pemkab Kendal Moh. Toha saat menyampaikan sambutan dalam RAKOR POK Triwulan l tahun 2018 di Operation Room Kantor Bupati Kendal. ( Foto: Adang Purnomo)
PanturaNews (Kendal) - Pemerintah Kabupaten Kendal Jawa Tengah, menggelar rapat kordinasi (Rakor) Pengendalian Operasional Kegiatan (POK) Triwulan I Tahun Anggaran 2018 di Operation Room Kantor Bupati Kendal, Selasa 24 April 2018. Rakor diikuti para Asisten Bupati, Staf Ahli Bupati dan seluruh pimpinan OPD di Pemerintah Kabupaten Kendal.
Rakor merupakan forum koordinasi bagi semua OPD untuk memantau dan mengevaluasi pelaksanaan kegiatan serta mencari solusi atas kendala, masalah, maupun hambatan yang ditemui dalam pelaksanaan kegiatan pembangunan dalam rangka mewujudkan pembangunan Kabupaten Kendal yang lebih maju, mandiri dan sejahtera.
Dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Sekretaris Daerah Moh. Toha, ST, MSi, Bupati Kendal dr. Mirna Anissa, M.Si menyampaikan, agar seluruh jajarannya maksimal dalam memanfaatkan anggaran dan pembangunannya berkualitas terutama untuk infrastruktur.
Pembangunan juga dilakukan secara merata, sesuai arah kebijakan di Tahun 2018 “Kendal Bermartabat”, yang menitikberatkan pada pembangunan infrastruktur secara merata, sumber daya manusia berkualitas dan berdaya saing, serta pendidikan yang berkualitas dan kesehatan murah terjangkau.
Diketahui alokasi anggaran Tahun 2018 sesuai Perda Kabupaten kendal Nomor 13 tahun 2017 sebesar Rp. 2.211.640.694.700,00. Sementara untuk realisasi belanja hingga 10 April 2018 baru mencapai lebih kurang Rp. 260.092.060.639,00 atau 11,76 %.
"Saat ini sudah masuk akhir bulan April, saya lihat perkembangan pelaksanaan kegiatan dan pembangunan di Kabupaten Kendal sampai dengan bulan Maret 2018 (Triwulan pertama) ini, belum signifikan," katanya.
Selain itu, realisasi fisik masih dibawah target, serta pekerjaan dengan swakelola dan pengadaan langsung masih banyak yang belum dilaksanakan. Sedangkan waktu pelaksanaan kegiatan Tahun 2018 akan memasuki pertengahan tahun atau bulan Mei, target yang dicapai relatif masih banyak.
Oleh katena itu, Sekda meminta kepada seluruh OPD agar memanfaatkan waktu dengan efektif dan melakukan kerja ektra dalam mewujudkan target pelaksanaan kegiatan, sehingga bisa selesai tepat waktu, terukur dan betul-betul bisa dinikmati oleh masyarakat.
"Apa yang menjadi tugas dan tanggungjawab setiap OPD harus dituntaskan dan diselesaikan sesuai jadwal atau time schedule yang sudah ditentukan," ucap Toha.
Diakhir sambutannya Moh. Toha menekankan agar seluruh OPD mengikuti alur perencanaan yang telah ditetapkan, secara tepat sasaran dan tepat waktu. Sedangkan untuk OPD yang masih jauh di bawah target, agar dapat melakukan kerja ektra dan kerja keras, dalam melaksanakan program dan kegiatan yang belum terlakasana.