Duet Qodic dan Martha pada puncak peringatan Hari Musik Nasional (Foto: Bambang)
PanturaNews (Semarang) - Puncak peringatan Hari Musik Nasional (HMN) 9 Maret digelar Persatuan Artis Penyanyi Pencipta Lagu Pemusik Republik Indonesia (PAPPRI) Jawa Tengah, dimeriahkan Gebyar Panggung Parade Musik di pelataran Wisma Perdamaian Semarang, Sabtu 24 Meret 2018 malam.
Menurut Wakil Ketua PAPPRI Jawa Tengah, H Soleh Akbar bahwa dharma bhakti PAPPRI dalam sosialisasi HMN dilakukan dengan berbagai kegiatan antara lain donor darah, santunan kepada para dhuafa, penanaman untuk penghijauan, apresiasi pagelaran musik rakyat, pembinaan generasi musik dan pemberian penghargaan kepada tokoh pencipta lagu.
“Sesuai dengan visi misinya, PAPPRI ada untuk mengabdi negeri dan HMN untuk tidak lupa sejarah. Jadi kami insan PAPPRI berjasmerah, berada dalam jalur sejarah bagaimana Enteng Tanamal dan Tantowi Yahya, memperjuangkan PAPPRI hingga lahirnya Keppres HMN 9 Maret. Ini sebagai apresiasi tanggal lahirnya Wage Rudolf Supratman, pencipta lagu Indonesia Raya. Dan rangkaian semua ini adalah roh inspirasi insan PAPPRI dalam terus berkarya,” ujar H Soleh Akbar yang juga Ketua Panitia HMN PAPPRI Jateng.
Dalam acara puncak HMN ini, Ketua PAPPRI Jateng, H Jaya SH, MM memberikan penghargaan kepada empat tokoh pencipta lagu yaitu Anjar Ani, Kelik Puspito, Cokro dan Maryanto untuk lagunya Tanjung Mas Ninggal Janji.
Sedangkan PLT Gubernur Jawa Tengah, Heru Sujatmiko yang menyempatkan hadir pada malam puncak HMN itu, didampimgi Ketua PAPPRI dan Kabinmas Polda Jateng menyerahkan langsung piala dan hadiah kepada 5 grup pemenang parade musik yaitu juara 1 Sakuntala, juara 2 Victoria SMP Negeri 13, juara 3 Scubidu, serta juara harapan Asolut dan Star Five.
Selain memberikan tambahan hadiah Rp 500.000 kepada kelima juara, gubernur juga menambahi sambutannya yang sebelumnya dibacakan KaDinas Pandidikan dan kebudayaan Provinsi Jateng. Dikatakan, galilah terus kebudayaan untuk mendapatkan karya-karya yang dilandasi tanggungjawab moral etika.
“Jangan sekalipun melupakan sejarah, berjas merahlah dalam mencipta dan selalu menjaga hati nurani,” pesan Gubernur.
Malam puncak HMN yang meriah sajian potensi musik generasi muda PAPPRI dari penyanyi-penyanyi anak, grup band pemusik remaja, penyanyi Aldi Brian dengan klip lagu Perahu Cinta, duet penyanyi Qodic - Martha, dan penyanyi kawakan Soleh Akbar yang melantunkan lagu TKW-nya.