Ilustrasi
PanturaNews (Brebes) - Seorang narapidana (napi) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Brebes, Jawa Tengah, Hanjar Slamet (40) tewas setelah ditusuk menggunakan gunting oleh napi lainnya di Lapas II Kabupaten Brebes, Jumat 23 Maret 2018.
Informasi yang diperoleh PanturaNews.com, menyebutkan, sebelum tewas napi kasus pembunuhan asal Cipinang Jakarta, itu berkelahi dengan seorang napi lainnya, Yandi Purnadi (30), warga Kelurahan Kerendang, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat. Perkelahian antar napi Lapas II Brebes yang berujung maut, itu dipicu akibat saling ejek.
Korban dan pelaku diketahui merupakan napi pindahan dari Lapas Cipinang, Jakarta. Masing-masing divonis hukuman kurungan penjara selama 9 tahun dan 5 tahun.
Keduanya terlibat perkelahian sekitar pukul 14.30 WIB di dalam kompleks lapas, tepatnya di depan kamar tahanan nomor 15. Saat itu pintu kamar tahanan tengah dibuka untuk persiapan sholat ashar. Korban yang menempati kamar nomor 16 keluar lalu duduk di kamar nomor 15.
Tanpa diduga korban, pelaku yang meminjam gunting ke seorang napi lainnya di kamar nomor 15 mendekati korban, dan langsung menusuk dada korban dengan gunting yang dibawanya sebanyak satu kali.
Setelah ditusuk, korban sempat masuk ke dalam kamar nomor 15 dan mengambil tongkat bambu lalu berusaha mengejar pelaku yang merupakan napi kasus narkoba. Namun tak lama kemudian korban jatuh tersungkur karena luka tusukan yang dideritanya.
Oleh sejumlah napi yang melihat kejadian itu, korban kemudian ditolong dan dilarikan ke Rumah Sakit (RS) Dedy Jaya Brebes. Namun sesampainya di rumah sakit, nyawa korban tak tertolong. Sementara pelaku langsung diamankan oleh petugas keamanan lapas.
KBO Satreskrim Polres Brebes, Iptu Triyatno saat dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa tersebut. Menurutnya, pelaku langsung dibawa ke Polres Brebes untuk diperiksa. "Pelaku sudah dibawa ke Polres," terangnya, Sabtu 24 Maret 2018.
Menurutnya, hingga kini anggotanya masih melakukan penyelidikan terhadap kasus tersebut. Sedangkan pelaku sudah diamankan, termasuk juga mengamankan sejumlah barang bukti.
"Polisi masih melakukan penyelidikan terhadap kasus ini. Sementara, pelaku juga sudah kami amankan beserta sejumlah barang bukti," terangnya.