Kamis, 01/03/2018, 01:24:53
Herujito-Sugono Harus Menang Mutlak di Slerok
-LAPORAN SL. GAHARU

Herujito saat kampanye dialogis dihadapan ratusan warga Kelurahan Slerok (Foto: Gaharu)

PanturaNews (Tegal) - Pasangan calon (Paslon) Walikota dan Wakil Walikota Tegal Nomor 5 dengan Tagline SREG, Herujito-Sugono (Heru-Gono) yang diusung PDI Perjuangan, harus menang di Kelurahan Slerok, Kecamatan Tegal Timur, Kota Tegal, Jawa Tengah.

“Herujito itu berasal dari Slerok, kelahiran Slerok, jadi dalam Pilwalkot nanti harus menang mutlak. masyarakat Slerok harus bangga karena ada orang asli Slerok yang akan menjadi Walikota Tegal,” kata Ketua Tim Pemenangan Heru-Gono, H Edy Suripno SH,MH dihadapan ratusan kader yang hadir di Jalan Anilo Kelurahan Slerok, Kota Tegal, Rabu 28 Januari 2018 siang.

Ditegaskan Edy Suripno yang akrab disapa Uyip, prinsipnya masyarakat untuk menyatukan hati. Apabila ada iming-iming apapun dari pihak lain, Uyip meminta untuk menolak.

“Semoga yang hadir pada acara ini bukan hanya pertemuan lahir, tapi pertemuan bathin, sama-sama punya niat memilih dan memenangkan Heru-Gono,” tutur Uyip.

Dijelaskan Uyip, Pilwalkot ini adalah kesempatan keluarga besar PDI Perjuangan untuk meraih kemenangan. Jika walikotanya dari PDIP dan ketua DPRD-nya juga dari PDIP, maka untuk mewujudkan program pelayanan kepada masyarakat akan mudah diwujudkan.

Lebih lanjut Uyip menjelaskan, bahwa calon walikota dari PDIP memiliki Program 5 Sempurna yang mampu melindungi dan melayani warga. Program itu diantaranya PAUD gratis, pelayanan kesehatan yaitu dokter menjemput pasien, UMKM, pelayanan tanpa antri, dan penataan kampung nelayan serta penataan pelabuhan.

“Jadi kalau Heru-Gono menjadi walikota dan wakil walikota, maka semua program yang melindungi masyarakat kecil, bisa diwujudkan. Karena itu, mari kita gotong royong untuk memenangkan Heru-Gono,” pintanya.

Pada kesempatan yang sama saat memberi sambutan, Herujito kembali memperkenalkan, bahwa masa kecilnya sama seperti anak-anak Slerok yang lain, suka mandi di Sungai Perpil.

"Saya lahir di Slerok. Sekolah SD, SMP dan SMA di Kota Tegal, tapi kemudian merantau ke Jakarta dan kuliah disana. Ayah saya bernama Djuri, pegawai pabrik Textil di Tegal sebagai pegawai rendahan,” tutur Herujito.

Herujito menjelaskan Program 5 Sempurna Heru-Gono. Menurutnya, saat ini untuk pendidikan dasar SD dan SMP memang sudah gratis, namun untuk PAUD belum semuanya gratis.

Selanjutnya program dokter menjemput pasien. Untuk pasien yang tidak kuat lagi jalan dan ibu-ibu yang akan melahirkan, dokter akan menjemput ke rumah pasien.

Sedangkan program peningkatan UMKM, Herujito akan menjembatani UMKM untuk dapat permodalan. Agar para pelaku UMKM ini dapat permodalan, bisa kerjasama dengan Bank Jateng, bisa kerjasama dengan Bank BRI.

“Pada program pelayanan tanpa antri, setiap kelurahan harus berbasis IT. Jika warga akan ngurus KTP, tinggal datang ke kelurahan, masukin formnya, datanya diinput, warga pulang tidak perlu antri berjam-jam. Nanti jika KTP sudah jadi akan diantar ke rumah,” jelas Herujito yang juga mengurai program penataan kampung nelayan.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita