PanturaNews (Brebes) - Proses seleksi calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Brebes tahun 2026 memasuki fase krusial.
Dari total 441 pendaftar yang masuk melalui sistem digital, kini hanya tersisa 80 peserta yang dinyatakan layak melaju ke tahapan pengujian fisik dan mental terakhir.
Penyaringan ketat ini dilakukan melalui sistem gugur yang terintegrasi langsung dengan aplikasi pusat BPIP.
Berdasarkan data terbaru, sebanyak 361 pendaftar harus terhenti langkahnya di berbagai tahapan, mulai dari seleksi administrasi, tes wawasan kebangsaan, hingga tes parade.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Brebes, Cecep Aji Suganda, menegaskan bahwa ketatnya proses seleksi ini bertujuan untuk menjaring talenta yang memiliki keseimbangan antara intelegensi dan ketahanan fisik.
"Kami memastikan proses seleksi berjalan sesuai dengan petunjuk teknis yang ada. Dari total 441 pendaftar di aplikasi, penyaringan berlangsung sangat ketat," ujar Cecep, Kamis (9/4).
Cecep menambahkan, 80 peserta yang bertahan saat ini merupakan individu pilihan yang telah melewati limitasi standar kesehatan dan wawasan kenegaraan.
"Saat ini, 80 peserta yang tersisa adalah putra-putri terbaik yang telah teruji secara wawasan, kesehatan, dan postur," ungkapnya.
Berdasarkan data statistik seleksi, gugurnya peserta paling banyak terjadi pada fase Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) dan Tes Intelegensi Umum (TIU). Pada tahap TWK, 76 peserta dinyatakan gagal, sementara pada tahap TIU, 56 peserta menyusul gugur.
Tes fisik jadi tantangan berat buat para calon Paskibraka. Pada seleksi kesehatan dan parade, total 122 peserta dinyatakan tidak memenuhi standar kualifikasi medis serta postur yang ditetapkan oleh panitia seleksi.
Berikut adalah rincian penyaringan peserta yang memasuki fase krusial:
1. Pendaftar Aplikasi: 441 orang
2. Lolos Administrasi: 334 orang (176 Putra, 158 Putri)
3. Lolos Seleksi TWK & TIU: 202 orang
4. Lolos Seleksi Kesehatan: 143 orang
5. Lolos Seleksi Parade: 80 orang (Tahap saat ini)
Berdasarkan jadwal perubahan yang dirilis Kesbangpol Brebes, 80 finalis ini akan menghadapi tiga ujian secara berturut-turut. Yakni Seleksi PBB (14 April), Kesamaptaan (15 April), dan Seleksi Kepribadian (16 April).
Pengumuman di fase krusial atau final ini, dijadwalkan akan dirilis secara daring pada 17 April 2026. Peserta dengan nilai akumulasi tertinggi tidak hanya akan bertugas di tingkat kabupaten, namun juga diproyeksikan untuk dikirim ke tingkat Provinsi Jawa Tengah.
"Tahapan PBB, Kesamaptaan, dan Kepribadian ini akan menjadi penentu siapa yang layak mengemban amanah, serta siapa yang akan kami kirim untuk seleksi tingkat Provinsi pada 23 April mendatang," pungkas Cecep.