Susiatin (37) istri Yayat Hidayat, TKI yang meninggal di Saudi Arabia
PanturaNews (Tegal) – Jenazah Yayat Hadiyat (41) TKI yang meninggal di kantor pemerintahan Kota Baladiyah, Provinsi Jizan, Saudi Arabia, 26 Februari 2010 lalu, kini dalam perjalanan pulang ke Kota Tegal. Diperkirakan jenazah sampai rumah, Rabu 09 Juni 2010 malam.
Demikian disampaikan Wakil Walikota Tegal, H Habib Ali, saat berkunjung ke rumah keluarga Yayat di RT 01 RW 01 Nomor 33, Kelurahan Pesurungan Kidul, Kecamatan Tegal Barat, Kota Tegal, Jawa Tengah, Selasa 08 Juni 2010.
Menurutnya, pemulang jenazah Yayat dibiayai oleh kementrian tenaga kerja. Sedangkan dari PJTKI yang menyalurkan, tidak memberikan fasilitas pemulangan. Untuk itu, nantinya PJTKI tersebut akan dipanggil oleh kementrian guna diproses.
“Yang mengawal pemulangan jenazah, bukan dari PJTKI PT Bantal Perkasa Sejahtera (BPS) Jakarta Timur, melainkan rekan kerjanya sendiri yang masih satu kampung,” terang Habib.
Seharusnya, lanjut Habib, ahli waris keluarga Yayat harus mendapat asuransi sebesar 54 ribu Real. Karena surat-surat yang harus ditanda tangani oleh ahli waris belum lengkap, maka pihak PJTKI belum bisa mencairkan asuransi tersebut.
“Informasi yang kami peroleh dari PJTKI, hanya uang gaji terakhir saja yang didapat oleh ahli waris, sebesar 1200 real. Dan uang itu nantinya diberikan saat pemulangan jenazah,” ujarnya.
Sementara, istri korban, Susiatin (37) merasa lega, mendengar ada informasi jenazah suaminya akan segera pulang.
“Setelah mendapat bantuan dari pemkot, jenazah suami saya bisa cepat sampai rumah. Untuk itu, saya sangat berterima kasih sekali kepada dinas terkait dan Pak Habib Ali, yang telah membantu kesulitan keluarga kami,” ucapnya gembira.