Selasa, 24/01/2017, 12:00:46
Buru Napi Kabur, Polres Gelar Razia Gabungan
-Laporan Takwo Heriyanto

Dua napi yang kabur dari Lapas Batu masih terus dicari (Foto: Dok/Dydy)

PanturaNews (Brebes) - Jajaran Polres Brebes, Jawa Tengah, melakukan razia gabungan bersama personil dari Polsek Brebes dan Wanasari, Kabupaten Brebes, di cek poin jalan raya Desa Pesantunan, Kecamatan Wanasari, Kabupaten Brebes, Minggu 22 Januari 2017 sore.

Razia gabungan dari aparat kepolisian yang dipimpin langsung oleh Wakapolres Brebes, Kompol Mashudi itu dilakukan, untuk memburu dua narapidana (napi) kasus narkoba yang kabur dari Lembaga Pemasyaratan (Lapas) Kelas I Batu, Nusakambangan, Kabupaten Cilacap.

Dua narapidana kasus narkoba, M Husein (43) dan Syarjani Abdullah (40), kabur dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Batu, Nusakambangan, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, Sabtu, 21 Januari 2017 sekitar pukul 14.00 WIB.

Dengan kaburnya dua napi itu, personel Siaga Kodim 0703/Cilacap yang dipimpin Perwira Siaga, Lettu Inf Sueb beserta Pasi Intel, Kapten Inf Taryun gerak cepat  melakukan patroli ke Nusakambangan.

Kepala Lapas Batu, Abdul Aris membenarkan kedua narapidana tersebut saat ini masih dicari petugas gabungan. "Selain petugas lapas, upaya pencarian juga melibatkan petugas Polres Cilacap, Kodim 0703/Cilacap, Pangkalan TNI Angkatan Laut, Kopassus, dan masyarakat sekitar," katanya.

Wakapolres Brebes, Kompol Mashudi mengatakan, dalam razia gabungan untuk memburu dua napi kasus narkoba yang kabur itu, sasarannya adalah kendaraan mobil pribadi atau box yang melintasi wilayah operasinya.

"Ada sebanyak 120 mobil roda empat yang kami periksa. Kemudian, mobil jenis box 90 unit yang kami periksa pada saat razia gabungan ini," tuturnya.

Namun, lanjut dia, selama pemeriksaan kendaraan dalam giat operasi gabungan itu, pihaknya tidak menemukan adanya kedua napi kasus narkoba yang kabur itu.

"Termasuk, kami juga tidak menemukan adanya barang berbahaya, seperti senjata tajam dan barang-barang berbahaya lainnya yang akan digunakan untuk tindak kejahatan," paparnya.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita