Kamis, 01/12/2016, 06:24:13
Bumiayu Deklarasikan Kebhinekatunggalikaan
-Laporan Zaenal Muttaqin

Peserta Deklarasi Gerakan Kebhinekatunggalikaan kompak berfoto bersama (Foto: Zaenal Muttaqin)

PanturaNews (Brebes) - Sejumlah eleman masyarakat dan antar lintas umat beragama di Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, melakukan Deklarasi Gerakan Kebhinekatunggalikaan, Kamis 01 Desember 2016.

Deklarasi yang diprakarsai oleh generasi muda itu menyepakati naskah Deklarasi Kebhinekatunggalikaan untuk menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), yang terdiri dari lima butir. Yakni:

l. Indonesia merupakan bangsa yang berketuhanan yang Maha Esa yang menjunjung tinggi kebhinnekaan dan kesetaraan diantara keragaman identitas bangsa.

2. Saling menghargai perbedaan suku, agama, ras, gender dan identitas antar golongan

untuk menuju Indonesia damai.

3. Siap menjaga kerukunan dalam kehidupan beragama, berbangsa dan bermasyarakat di Indonesia berdasarkan Pancasila dan Undang-undang Dasar tahun 1945

4. Menjaga dan mengembangkan nilai-nilai luhur sebagai landasan moral dan etika dalam pembangunan peradaban bangsa

5. Menolak segala bentuk paham terorisme dan kelompok intoleran yang mengatasnamakan agama yang menimbulkan perpecahan di masyarakat dan mengancam kedaulatan NKRI.

Naskah deklarasi secara kompak dibaca oleh semua peserta dan dilanjutkan dengan penandatanganan spanduk Gerakan Deklarasi Kebhinekaantunggalikaan.

Ketua penyelenggara kegiatan, Ardi Asrianto mengatakan, deklarasi gerakan Kebhinekatunggalikaan dilaksanakan sebagai upaya untuk mempererat kembali semangat kesatuan dan persatuan yang selama ini telah terijalin di Bumiayu.

"Ini untuk membuktikan sekaligus menunjukkan bahwa kita tetap bersatau meski dalam keberagaman dan siap untuk mempertahakan NKRI," katanya.

Deklarasi gerakan Kebhinekatunggalikaan ini disambut baik oleh Pendeta dari Gereja Bethel Bumiayu, Alfonco Masela. Menurutnya, deklarasi ini digagas oleh generasi muda itu sangat baik dan harus didukung.

"Apa yang dilakukan oleh generasi ini suatu yang sangat bagus dan harus kita dukung. Kerukunan dalam keberagamaan yang selama ini sudah berlangsung harus tetap dipertahankan demi keutuhan NKRI," katanya saat menyampaikan sambutan.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Ketua MWC NU Bumiayu, H Taufik Tohari. NKRI adalah harga mati yang harus dijaga dan dibela dari setiap rongrongan dari luar maupun dalam yang ingin memecah belah bangsa.

"Kita semua sepakat NKRI adalah harga mati dan harus selalu kita jaga dari setiap upaya yang ingin memecahbelah bangsa ini," tegasnya.

Deklarasi Gerakan Kebhinekatunggalikaan yang dihadiri oleh unsur Muspika dan sejumlah perwakilan dari organisasi keagamaan. Antara lain dari GP Ansor, Muslimat NU, MWC NU, Pergerakan Mahasisma Islam, umat Kristen Protestan, Katolik dan lainnya. Dklarasi diakhiri foto bersama usai dilakukan penandatanganan gerakan deklarasi oleh masing-masing peserta.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita