Rabu, 19/10/2016, 09:35:56
Idza: Potong Dana KIP Diberi Sanksi Tegas
-Laporan Takwo Heriyanto

Idza Priyanti saat jumpa dengan para siswa sekolah dasar beberapa waktu lalu (Foto: Dok/Takwo Heriyanto)

PanturaNews (Brebes) - Bupati Brebes, Jawa Tengah, Hj. Idza Priyanti SE melarang secara tegas, bantuan dana program pendidikan yang diberikan oleh Presiden Jokowi melalui Kartu Indonesi Pintar (KIP) kepada siswa SD di daerahnya, untuk tidak dipotong sepersenpun.

"Secara tegas kami akan berikan sanksi kalau memang ada pihak sekolah yang terbukti melakukan pemotongan terhadap bantuan dana program KIP untuk siswa SD itu," ujar Bupati Brebes, Idza Priyanti, Rabu 19 Oktober 2016.

Menurut Idza, ada sekitar 156 ribu bantuan dana program untuk operasional siswa di Kabupaten Brebes yang diberikan lewat KIP.

"Apapun bentuk alasannya, pihak sekolah dilarang memotongnya. Kalau memang ada, saya minta agar bantuan KIP ini untuk dikembalikan kepada penerima KIP. Dan saya akan berikan sanksi tegas sesuai aturan yang ada kalau memang ada pihak sekolah yang benar-benar melakukan pemotongan terhadap bantuan KIP ini," tegasnya lagi.

Terpisah, Kepala Bidang (Kabid) Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Pemkab Brebes, Dedi Supriyono, mengatakan jika memang benar ditemukan adanya pemotongan, pihaknya meminta sekolah harus mengembalikan. Sebab, tidak dibenarkan adanya potongan dengan alasan apapun.

"Kami minta segera dikembalikan. Kalau tidak, sekolah yang benar ditemukan adanya potongan siap-siap saja menerima sanksi tegas dari kami. Sebab, kami akan cek langsung ke lapangan," ucapnya.

Sementara, Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Pendidikan Kecamatan Brebes, Suparti saat dikonfirmasi mengatakan, tidak dibenarkan KIP dipotong sepeser pun. Bantuan itu merupakan hak setiap siswa dan harus diserahkan seluruhnya ke siswa. Pihaknya jauh hari sudah melakukan sosialisasi kepada setiap sekolah, untuk tidak melakukan pemotongan dalam bentuk apapun.

"Kami akan langsung cek temuan ini, dan kami minta untuk segera dikembalikan.Tidak dibenarkan ada potongan apa pun pada dana KIP ini. Kami nanti akan lakukan pemanggilan kembali kepada sekolah-sekolah, untuk memberikan sosialisasi terhadap program KIP yang diberikan oleh Pemerintah Pusat melalui Presiden Jokowi ini," pungkasnhya.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita