Rabu, 20/07/2016, 07:12:37
Kapolres: Brebes Rawan Perekrutan Terorisme
-Laporan Takwo Heriyanto

Sosialisasi pencegahan paham radikalisme dan terorisme serta ISI di gedung DPRD Brebes (Foto: Takwo Heriyanto)

PanturaNews (Brebes) - Kapolres Brebes, Jawa Tengah, AKBP Lutfie Setiawan meminta kepada seluruh elemen masyarakat di wilayah hukumnya, untuk ikut serta dalam mencegah paham radikalisme, terorisme dan ISIS. Hal itu dikarenakan Kabupaten Brebes sebagai daerah rawan perekrutan paham radikalisme dan terorisme, khususnya di wilayah perbatasan.

Demikian disampaikan Kapolres Brebes, AKBP Lutfie Setiawan saat acara sosialisasi pencegahan paham radikalisme dan terorisme serta ISI di gedung DPRD Brebes, Kamis 20 Juli 2016.

“Kabupaten Brebes ini masuk daerah rawan perekrutan paham radikalisme dan terorisme, khususnya di wilayah perbatasan,” ucapnya.

Mantan aktivis NII, Ken Setiawan, yan didaulat menjadi pembicara acara tersebut mengatakan, meski pemimpin kelompok teroris Poso dinyatakan tewas, setelah terjadi baku tembak dengan TNI.

Namun, perekrutan paham radikalisme dan terorisme di Indonesia tidak akan pernah ada habisnnya. Mengingat, karena bibit teroris di Indonesia masih bisa hidup bebas dan masih lemahnya undang-undang yang ada.

Menurutnya, perekrutan paham radikalisme di Indonesia masih terbilang mudah, karena perekrutan tidak hanya mencari orang-orang yang ada di dalam pesantren semata. Melainkan juga mencari orang-orang awam seperti di mall.

Mereka dirayu dan didoktrin agar timbul kebencian terhadap NKRI, termasuk timbulnya terorisme juga karena undang-undang yang ada dinilai masih lemah.

Pada acara tersebut, juga dilakukan penandatanganan bersama oleh pejabat Pemkab Brebes, Polisi dan TNI serta tokoh agama, tokoh pemuda, pondok pesantren. Penandatanganan bersama itu dilakukan sebagai bentuk penolakan paham radikalisme, terorisme dan ISIS di wilayah hukum Polres Brebes.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita