Senin, 11/07/2016, 03:21:15
Idza Minta Maaf Atas Meninggalnya Para Pemudik
-Laporan Takwo Heriyanto

Bupati Brebes saat halal bi halal dengan para PNS di lingkungan Setda Pemkab Brebes (Foto: Takwo Heriyanto)

PanturaNews (Brebes) - Menyusul permohonan maaf dari Pemerintah Pusat melalui Menteri Dalam Negeri (Mendagri) atas meninggalnya belasan pemudik selama arus mudik lebaran kemarin di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Bupati Brebes, Hj. Idza Priyanti SE juga turut menyampaikan permintaan maafnya.

Kepada masyarakat, khususnya keluarga korban belasan pemudik yang meninggal di beberapa titik ruas jalur mudik di Kabupaten Brebes, Bupati Brebes, Hj. Idza Priyanti SE menyampaikan maaf usai kegiatan apel pagi yang dibarengi dengan halal bi halal atau salam-salaman kepada seluruh pegawai yang ada di lingkungan Kantor Bupati Brebes, Senin 11 Juli 2016.

Menurutnya, segala kemungkinan yang terjadi selama arus mudik maupun balik ini, sudah diantisipasi jauh hari, bahkan dikondisikan melalui rapat koordinasi bersama instansi terkait, termasuk dari Polres Brebes.

"Adapun mengenai sampai terjadinya korban jiwa, khususnya bagi belasan pemudik, kemungkinan dari korban sendiri sudah jatuh sakit atau memang karena faktor kondisi badan yang kurang sehat, sehingga terlambat dalam penangan tim kesehatan. Apalagi dalam situasi kemacetan yang panjang," ungkapnya.

Guna menghindari kemacetan panjang, termasuk musibah bagi para pemudik di musim arus mudik dan balik lebaran tahun mendatang, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Kementrian Pekerjaan Umum. Yakni, bisa dilanjutkan kembali proyek Jalan Lingkar Utara (Jalingkut) Brebes menuju Kota Tegal yang mangkrak bertahun-tahun.

"Kemarin dari Kementerian Pekerjaan Umum melakukan kunjungan kerja ke Brebes. Dan untuk masalah Jalingkut Brebes-Kota Tegal yang mangkrak ini direspon dengan baik,” tutur bupati.

Ini artinya, lanjut bupati, ada harapan kalau proyek jalingkut ini bisa dilanjutkan supaya bisa digunakan pada musim mudik lebaran tahun mendatang, sehingga tidak menimbulkan kemacetan di jalur pantura Brebes.

"Termasuk masalah kemacetan yang ada di tiga titik di wilayah selatan. Dimana terdapat perlintasan rel kereta api yang menyebabkan kemacetan panjang. Di tiga titik ini nanti, salah satunya diperlintasan rel kereta api Paguyangan akan dibuat under pass. Mudah-mudahan Kementerian Pekerjaan Umum benar-benar bisa merealisasikannya," tambahnya.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita