Rapat Koordinasi PSAER di gedung Ali Wardana Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian (Foto: Dok)
PanturaNews (Jakarta) - Program Sinergi Aksi Ekonomi untuk Rakyat (PSAER) di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, yang dilaunchimg Presiden Joko Widodo pada 11 April 2016 lalu, mulai menuai hasil. Terbukti program tersebut telah berkontribusi langsung pada peningkatan derajat ekonomi masyarakat Brebes. Atas keberhasilan tersebut, PSAER akan dikembangkan lagi di Sumatera.
Demikian disampaikan Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Dr Ir Lukita Dinarsyah Tuwo MA saat memimpin Rapat Koordinasi PSAER di gedung Ali Wardana Kantor Kementerian setempat, Jalan Lapangan Banteng Timur Jakarta, Selasa, 31 Mei 2016 kemarin.
Capaian tersebut, antara lain dalam Sertifikat Hak Atas Tanah telah terpenuhi Program Operasi Agraria (PRONA) mencapai 1.050 sertifikat, lintas sektor (Khusus UMKM dan Nelayan) 500 sertifikat, Redistribusi Tanah objek land reform 200 sertifikat.
Kucuran Kredit Usaha Rakyat (KUR), kata Lukita, berupa KUR Mikro BRI mencapai Rp 245,62 miliar dengan 19.125 debitur. Sedangkan untuk KUR Ritel, BRI mengucurkan Rp 12,30 miliar dan 60 debitur, Mandiri : Rp16,95 miliar, BNI; Rp 29,3 miliar.
Branchless Banking (Laku Pandai & LKD realisasi dalam 1 bulan terakhir sejak kedatangan Presiden, BRI: 33 agen, Mandiri: 72 agen. Kesadaran pelajar dalam menabung melalui Simpanan Pelajar (Simpel) di BRI; 114 anak, Mandiri: 391 anak, BNI: 10 anak, Bank Jateng; 1.083 anak, Sinarmas: 566 anak.
Bank Jateng juga telah memberikan penyaluran kredit permodalan, murah dan mudah kepada pelaku usaha mikro kepada UKM Brebes dengan maksimal kredit Rp 25 juta dengan bunga 7% tanpa agunan. Bank Jateng cabang Brebes telah menggelontorkan Rp 376,5 juta untuk 26 Debitur dari 200 pengajuan kredit.
Asuransi Usaha Tani Padi diberikan kepada 25 Kelompok Petani (47 orang) di 11 Kecamatan dengan luas lahan 30 Ha. “Namun baru 3 kelompok tani sudah mendapat polis, yang lainnya masih dalam proses,” terang Lukita.
Bantuan Benih Bawang Merah dari Ditjen Hortikultura, Direktorat Perbenihan Hortikultura, Kementan sudah diterima oleh kelompok petani dan telah ditanam, dengan masa tanam rata-rata15 hari.
Bantuan alat dan mesin pertanian kepada Kelompok Tani, Gapoktan, UPJA berupa Traktor Roda 2 sebanyak 85 unit; Traktor roda 4 (1 unit); Pompa air (35 unit); Rice transplanter (13 unit). Petani Brebes kini sudah mulai beralih teknologi untuk pengolahan tanah sawah sehingga optimal.
Saat ini, masih kata Lukita, di Brebes terdapat 8 kelompok pelaku usaha mikro yang tergabung dalam koperasi mendapat akta pendirian secara gratis.
Sampai 29 April 2016 di Kabupaten Brebes terdapat 1392 Pelaku UMK yang sudah mengajukan Ijin Usaha Mikro dan Kecil (IUMK). Saat itu, terdapat 15 PUMK yang sudah memiliki kartu IUMK dan 1377 belum memiliki kartu IUMK.
Kredit Usaha kepada Koperasi dan UMKM dari Lembaga Pengelolaan Dana Bergulir (LPDB) ditargetkan tahun 2016 sebesar Rp 1,55 triliun. “Rinciannya, untuk pembiayaan koperasi dialokasikan sebesar Rp 920 miliar dan UKM Strategis dialokasikan sebesar Rp 630 miliar,” paparnya.
Digelarnya Rakor Evaluasi, kata Lukita, untuk menindaklanjuti arahan Presiden bahwa PSAER tidak hanya seremonial belaka, tetapi benar-benar ada aksi yang terus bergerak. Presiden telah menekankan bahwa PSAER adalaha kerja gotong royong pemerintah pusat, provinsi, kabupaten, BUMN, swasta dan juga masyarakat.
“Saya yakini kalau bareng-bareng, semua akan berhasil. Setelah acara ini akan saya cek, baik dengan intelijen, atau saya datang langsung atau mengutus siapa. Karena begitu Brebes behasil, langsung semua kabupaten akan kita kerjakan bersama.” demikian kata Jokowi saat sambutan pembukaan PSAER 11 April 2016 lalu di Brebes sebagaimana dikutip Lukita.
Dalam kesempatan rakor tersebut, Asisten bidang Ekonomi, pembangunan dan Kesra Ir Moh Iqbal atas nama pemerintah kabupaten Brebes mengucapkan terima kasih pemerintah pusat yang menggulirkan program PSAER. Sehingga kehidupan perekonomian rakyat Brebes makin meningkat. Pemkab Brebes dan masyarakat turut bahu membahu dan mengambil langkah percepatan dengan sekuat tenaga dan pikiran.
“Kami mengucapkan terima kasih dan terus beraksi tanpa henti,” pungkasnya.