Minggu, 29/05/2016, 07:15:31
Kejahatan Pada Perempuan dan Anak Makin Menggila
-Laporan Takwo Heriyanto

Ilustrasi

PanturaNews (Brebes) - Kejahatan terhadap perempuan dan anak, semakin menggila akibat pengaruh globalisasi dan kecanggihan IT. Perbuatan yang mencederai kaum hawa, tidak hanya berakibat pada aspek sosial saja, tetapi akan mematikan langkah masa depan anak-anak dan perempuan.

Demikian ditegaskan Ketua Pimpinan Wilayah (PW) Fatayat Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Jawa Tengah, Khizanaturrohmah, Sag saat Puncak Peringatan Harlah ke-66 Fatayat NU di Lapangan Jatirokeh, Songgom, Kabupaten Brebes, Sabtu 28 Mei 2016.

“Karena itu ibu-ibu Fatayat NU agar menjaga anak-anaknya dengan penuh perhatian dan kasih sayang. Kejahatan terhadap perempuan dan anak-anak sudah semakin menggila,” ujarnya.

Menurutnya, berdasarkan data Komnas Perlindungan Anak Indonesia, kasus kekerasan seksual yang menimpa anak-anak mencapai 58 persen. Untuk itu, Fatayat mengutuk keras perbuatan yang mencederai kaum hawa, karena tidak hanya berakibat pada aspek sosial saja, tetapi akan mematikan langkah masa depan anak-anak dan perempuan yang terkena kekerasan dan kejahatan seksual.

“Kita kawal pembentukan Undang-Undang anti kekerasan terhadap anak dan perempuan yang substansinya lebih mengena, tidak hanya masuk dalam program legislasi nasional (Prolegnas) saja,” tegasnya.

Fatayat NU telah melakukan langkah kongkrit melalui pendampingan terhadap korban, dan tidak hanya sampai disitu saja, tetapi hingga ke ranah hukum. Fatayat juga telah memiliki Lembaga Lembaga Konsultasi Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (LKP3A).

“Kami sudah memiliki sedikitnya 60 konselor yang telah mendapatkan pelatihan di 35 Kabupaten/Kota se Jateng,” sambung Ketua I PW Fatayat NU Jawa Tengah, Hj Tazkiyatul Mutmainnah, S.KM

Sementara Bupati Brebes, Hj Idza Priyanti SE menambahkan, Kabupaten Brebes telah menjadi Kabupaten Layak Anak. Hingga saat ini belum ada kasus kekerasan seksual terhadap anak, karena adanya peran ulama dalam memberikan pencerahan kepada umatnya. Termasuk para anggota Fatayat NU yang terus gigih memberikan pemahaman kepada anak-anak dan perempuan Brebes.

"Perempuan juga harus ikut andil menentukan peningkatan ekonomi keluarganya. Sehingga bisa sedikit mengurangi beban keluarga dengan melakukan terobosan usaha. Pelaku UMKM sudah banyak yang digeluti oleh perempuan Fatayat dengan berbagai bidang usaha," katanya.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita