Para pemain berupaya meraih nilai pada salah satu pertandingan badminton di Al Hikmah 2 Cup Open Tournament 2016 (Foto: Zaenal Muttaqin)
PanturaNews (Brebes) - Sebanyak 38 pasang atlit ikut ambil bagian dalam kejuaraan bulutangkis terbuka 'Al Hikmah 2 Cup Open Tournament 2016' yang digelar di gedung serbaguna Pondok Pesantren (Ponpes) Al Hikmah 2 Benda, Kecamatan Sirampog, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah.
Even yang digelar selama dua hari, Sabtu - Minggu 16-17 April 2016 ini, diikuti oleh pasangan pebulutangkis dari berbagai daerah di pulau Jawa.
"Ada 38 pasang yang ikut sert dalam Al Hikmah 2 Cup Open Tournament 2016 ini, yang datang dari berbagai daerah di pulau Jawa," ujar Ketua panitia kegiatan, Imadudin Masruri.
Menurutnya, turnamen bulutangkis terbuka kali ini merupakan yang kedua dan memperebutkan hadiah total sebesar Rp 2 juta. Kejuaraan dalam rangka hari lahir Ponpes Al Hikmah 2 ini juga dalam upaya mengolahragakan santri dan menyantrikan olahraga.
"Kegitan juga untuk membudayakan olahraga di kalangan santri dan bandminton salah satu oleh yang cukup populer di kalangan santri," kata Imadudin.
Dikatakan, Al Hikmah 2 Cup banyak cukup diminati oleh para pebulutangkis dari dari berbagai daerah, selain sebagai ajang silaturahim dengan santri juga danya disediakan hadiah yang cukup besar. Yakni, Juara I sebesar Rp 10 juta, Juara II sebesar Rp 5 juta, Juara III sebesar Rp 3 juta dan Juara IV sebesar Rp 2 juta.
"Pertandingan dilaskanakan dengan sistem gugur selama dua hari memperebutkan juara satu sampai dengan empat dengan total hadiah Rp 10 juta," terang Imadudin.
Hadir dan membuka Al Hikmah 2 Cup Open Tournament 2016, dari Deputi Kepemudaan Kementerian Pemuda dan Olahraga, Sutrija. Pada arahannya, diingatkan agar seuruh peserta turnamen selalu menjunjung tinggi sportivitas.
"Salah satu tujan dan manfaat dari turnamen ini adalah untuk menjalin persahabatan, karenanya tetaplah menjunjung tinggi sportivitas," kata Sutrija.
Kata dia, Kemenpora sangat mendukung kegiatan turnamen bulutangkis yang digelar oleh Ponpes Al Hikmah 2 dan itu menjadi bukti pesantren ikut andil dalam memajukan olahraga di Indonesia. Karenanya, pihaknya juga akan terus mendukung dan mengupayakan memasayarakatkan olahraga di kalangan pesantren.
"Diharapkan nantinya juga akan muncul atlit-atlit yang berasal dari kalangan santri," kata Sutrija.
Olahraga banyak sekali manfaatnya, selain untuk kebugaran juga juga prestasi dan rekreasi. Bahkan olahraga kini telah menjadi makro kosmos perekonomian dunia. Sehingga sangat diharapkan olahraga dapat terus berkembang dan dimulai dari desa-desa termasuk pesantren.
"Untuk tujuan itu, Kementerian Pemuda dan Olahraga akan mengupayakan adanya lapangan olahraga di tiap desa, baik lapangan bola maupun lapangan badminton," ucap Sutrija.
Upacara pembukaan yang disaksikanoleh para peserta pertandingan juga disaksikan oleh Pengasuh Ponpes Al Hikmah 2 Benda, KH Sholahudin Masruri, Sekretari Kecamatan sirampog, Eko Purwanto SP MSi dan juga para santri serta penggemar badminton.