Bupati Brebes memberikan bantuan secara langsung kepada Mbah Sudinah di rumahnya Desa Slatri Utara (Foto: Takwo Heriyanto)
PanturaNews (Brebes) - Sebagai wujud keprihatinan, Bupati Brebes, Jawa Tengah, Hj Idza Priyanti SE dengan sigap memberi bantuan sembako kepada warga, begitu mendengar ada warganya yang makan nasi aking. Bada Subuh, Idza langsung bergegas menuju ke rumah Mbah Sudinah (80) yang ditengarai makan nasi aking di Desa Slatri Utara, Kecamatan Larangan, Kabupaten Brebes.
“Kepripun mbah, ko dahar Loyang? (Kenapa Mbah, ko makan nasi aking?,” tanya Idza Priyanti ketika memasuki rumah yang dihuni nenek Sudinah, Minggu 27 Maret 2016 pagi.
Sudinah tidak menjawab, karena memang pendengarannya kurang berfungsi. Nenek Sudinah bahkan tak mengerti siapa yang datang menjenguknya. Hanya bibirnya yang komat-komit tidak jelas.
Anak satu-satunya, Sokheh (50), mengaku kalau ibunya itu sudah pikun, dan kurang pendengaran. Kenapa makan nasi aking, itupun karena kehendaknya sendiri. “Ya, orang tua dulu kan begitu, wong pikun sih mau bagaimana lagi?,” kata Sokheh mencoba menjelaskan kepada Bupati.
Dia juga selalu ngopeni Mbah Sudinah, kendati kadang merasa jengkel karena perilakunya kembali seperti anak-anak. “Tetangga juga sering kasih nasi buat makan Mak,” tutur Sokheh.
Bahkan Sokheh sudah siap untuk membangun rumah pada hari Rabu 30 Maret 2016 mendatang. Bahan-bahan sudah lengkap, termasuk warga juga sudah menyatakan kesanggupannya untuk bergotong royong.
Terlihat, material seperti batu batu, bambu dan bahan bangunan lainnya sudah menumpuk. Pondasi rumah sudah terbangun lama, karena terlihat sudah berlumut.
Didampingi suaminya, Drs Kompol H Warsidin MH, Bupati Brebes memberikan bantuan sembako untuk kebutuhan makan Mbah Sudinah. Bupati juga akan memberikan bantuan pembangunan rumah untuk Mbah Sadinah.
“Insya Allah, selaku Bupati dan pribadi, saya juga akan memberikan bantuan pembangunan rumah Mbah Sudinah, selain dari warga masyarakat dan pihak-pihak lain yang turut peduli,” kata Bupati.
Kepada Kepala Desa setempat, Bupati meminta untuk menjaga keberadaan Mbah Sudinah. Termasuk memberi perawatan dokter di Puskesmas. “Pemerintah Kabupaten Brebes sangat perhatian kepada seluruh warga masyarakat, tanpa terkecuali,” tegas Bupati.
Namun demikian, perlu ada partisipasi masyarakat terhadap kondisi keluarga, tetangga, lingkungan dan desa secara umum. Pemkab telah bertekad untuk mensejahterakan masyarakat seluruhnya, dan bisa terwujud kalau ada partisipisasi masyarakatnya juga.
“Mari bersama-sama, bergotong royong membangun, mensejahterakan masyarakat, yang tentunya dimulai dari lingkungan terdekat kita,” ajak Idza.