Bendung Damrau yang belum lama diperbaiki, kembali jebol sepanjang delapan meter (Foto: Zaenal Muttaqin)
PanturaNews (Brebes) - Bendung irigasi Damrau yang ada di Dukuh Munggang, Desa Kalierang, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, kembali jebol setelah diterjang arus deras. Padahal bendung yang ada di aliran Kalierang itu, belum lama diperbaiki.
Informasi yang diperoleh, bendung Damrau jebol pada Rabu 24 Februari 2016 sekitar pukul 18.20 WIB. menyusul hujan lebat yang menyebabkan arus air sungai deras dan meluap. Bendung dengan ukuran panjang 20 meter dan tinggi 5,5 meter itu, jebol pada sisi selatan sepanjang delapan meter.
"Bendung Damrau jebol lagi akibat arus deras sungai yang meluap setelah hujan deras," ujar Kepala Desa Kalierang, Amar Khumaedi, kepada PanturaNews.Com, Jumat 26 Februari 2016.
Selain itu, pondasi tebing bendungan di bagian sisi selatan juga mulai terkikis arus sungai yang dapat mengancam kerusakan lebih parah lagi. Bendung Damrau berfungsi untuk mengaliri lahan pertanian di Desa Kalierang dan Desa Laren seluas lebih dari 25 hektar.
"Pondasi tebing juga mulai terkikis oleh arus sungai dan dikawatirkan akan mengakibatkan kerusakan yang lebih parah," kata Khumaedi.
Bendung Damrau sebenarnya belum lama diperbaiki, setelah sebelumnya juga jebol. Perbaikain selesai pada akhir tahun 2015 lalu dengan kontruksi bronjong dan dilapisi pasangan semen dan batu.
Selain bendung Damrau yang jebol, pada waktu yang bersamaan sayap pengaman jembatan Kutawangi penghubung utama Dukuh Karangsala, Desa Kalierang juga longsor di bagian sebelah barat. Keselamatan jembatan yang menjadi jalur transportasi warga itu kini terancam.
Kata Khumaedi, dua bencana itu telah dilaporkan ke Kantor Kecamatan Bumiayu untuk dilanjutkan ke Bupati Brebes melalui dinas terkait. Diharapkan segera ada penanganan, mengingat dua obyek tersebut sangat vital bagi warga.
"Keduanya obyek vital diharapkan segera ada penanganan," tandas Khumaedi.