Petugas Reskrim dari Polsek Bumiayu, melakukan pemeriksaan di TKP tiga siswi kesambar KA (Foto: Zaenal Muttaqin)
PanturaNews (Brebes) - Tiga siswi SMP Bustanul Ulum (BU) Desa Negaradaha, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, disambar Kereta Api (KA) Argo Lawu, Selasa 23 Februari 2016 sekira pukul 12.30 WIB. Satu korban luka parah, sementara dua korban lainnya mengalami luka ringan.
Informasi yang berhasil dihimpun PanturaNews di lokasi kejadian menyebutkan, tiga siswi kelas 8 SMP BU Negaradaha, yakni Safinatun Najah (14), Nova (14) dan Novi (13) itu usai jam belajar bermaksud bermain ke tempat temannya. Ketiganya berjalan menyusuri pinggir jalur dobel trak KA.
Saat ketiganya berada di jembatan KA di atas Sungai Erang, tepatnya di jalur Kretek - Bumiayu Kilometer 317/45+2, melihat dari arah utara meluncur KA berbarengan dengan itu juga meluncur dari arah selatan KA Argo Lawu. Ketiganya bingung sehingga berusaha ke pinggir tapi saat itu di atas jembatan.
"Daripada ketabrak saya dan temen-temen lari ke pinggir, tapi anginnya kenceng dan kami jatuh di dekat pinggir rel," kata Nova.
Sementara Safinantun Najah atau biasa dipanggil Afi yang berjalan paling depan, juga terjatuh deket rel dan mengalami luka cukup serius. Kejadian itu diketahui oleh Kardi (76) warga Dukuh Karangsalam, Desa Kalierang, Bumiayu yang sedang berjalan pulang dari sawah, dan langsung membawanya ke RSU Muhammadiyah Siti Aminah Bumiayu dengan menggunakan sepeda motor ojek.
"Saya pulang dari sawah melihat ada tiga anak, salah satunya mengalami luka-luka dan langsung saya bawa ke Rumah Sakit dengan ojek," kata Kardi.
Setelah mendapatkan pemeriksaan dan pengobatan di RSU Muhammadiyah Siti Aminah, Afi yang warga Dukuh Krajan II RT 02 RWn02 Desa Negaradaha, dirujuk ke RS di Purwokerto untuk menjalani pengobatan lebih lanjut. Sementara, Nova dan Novi keduanya kakak beradik warga Dukuh Karangjati RT 03 RW 07 Desa Kalerang, mengalami luka ringan masing-masing pada lengan tangan kirinya, lecet dan bengkak.
Kepala SMP BU Negardaha, Iwan membenar kejadian itu dan menurutnya, saat kejadian siswanya yang kelas 8 sudah pulang dari sekolah dan pada hari itu hari tri out untuk kelas 9.
"Bukan pada jam sekolah, siswa Kelas 8 juga tidak belajar karena sedang ada tri out," katanya.
Sementara itu, petugas dari Reskrim Polsek Bumiayu, langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Beberapa saksi yang melihat kejadian itu dimintai keterangan. "Informasi yang diperoleh, KA yang menyambar tiga siswa KA Argo Lawu Solo yang melaju dari arah Purwokerto menuju Jakarta," kata Aiptu Sugiarto.