Kamis, 22/04/2010, 18:50:00
Harga Eceran Tertinggi Pupuk Bersubsidi Naik
TK-Takwo Heriyanto

Ilustrasi

PanturaNews (Brebes) – Menindaklanjuti peraturan Menteri Pertanian Nomor 32 /Permentan/SR.130/4/2010 perubahan Peraturan Menteri Pertanian Nomor 50/permentan/SR.130/11/2009 tentang kebutuhan dan harga eceran tertinggi (HET) pupuk bersubsidi untuk sektor pertanian tahun anggaran 2010, Kamis 22 April 2010, Bagian Perekonomian Setda Brebes menggelar sosialisasi kenaikan harga pupuk bersubsidi.

Sosialisasi diikuti antara lain oleh camat sekabupaten Brebes, koordinator program, koordinator PPL dan petugas pengamat hama se-Kabupaten Brebes distributor dan penyalur Pupuk serta perwakilan gabungan kelompok tani dan tamu undangan lainya. Kegiatan yang diselenggarakan di gedung Korpri tersebut menghadirkan beberapa narasumber diantaranya perwakilan PT. Pupuk Kujang, serta Petro Kimia gresik serta Komisi pengawas pupuk dan pestisida (KP3).

Wakil Bupati Brebes H. Agung Widiantoro, SH, Msi disela-sela acara mengatakan sosialisasi kenaikan harga pupuk memang penting mengingat pupuk adalah komoditi yang sudah menjadi salah satu bagian penting dari masyarakat Kabupaten Brebes, yang mayoritas penduduknya bergerak di bidang pertanian.

Lebih dari itu, sosialisasi semacam ini juga menjadi satu upaya kita agar situasi kacau yang dapat ditimbulkan dari kerancuan informasi dan komunikasi di tengah

masyarakat yang bisa dimanfaatkan oknum pengecer pupuk nakal. atau bahkan, kemungkinan menghilangnya pupuk dari pasaran. Apabila terjadi penyimpangan dilapangan pihaknya akan menindak tegas distributor ataupun pengecer nakal.

Selaku penyelenggara kegiatan sosialisasi, Bambang Yusmanto SE Msi mengatakan, setelah mengalami kenaikan HET Pupuk bersubsidi ditetapkan menjadi sebagai berikut, Pupuk Urea Rp 1600, SP-36 Rp 2000, ZA Rp 1400, NPK phonska, pelangi, serta Kujang Rp 2300 dan pupuk organik Rp 700 masing masing perkilogramnya.

Sebagai narasumber, Dadeng dari PT. Petrokimia dan Suharyanto dari PT. Pupuk Kujang. Peserta diikuti dari PPL, pengamat hama, distributor pupuk, petani, SKPD terkait dan camat se-Kabupaten Brebes.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita