Salah satu saksi tewasnya anak 6 tahun akibat kesetrum kabel listrik dimintai keterangan polisi (Foto: Zaenal Muttaqin)
PanturaNews (Brebes) - Keluarga korban dari Muhammad Husni Haikal (6) yang tewas tersengat aliran listrik di Dukuh Pecinan RT 05 RW 03 Desa Kalilangkap, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, menuntut adanya pertanggungjawaban dari PLN.
"Kami dari keluarga meminta pertanggungjawaban PLN, karena menurut kami ada kelalaian dari PLN," ujar Edi Ruslan, paman dari korban kepada wartawan, Selasa 05 Januari 2016.
Menurutnya, putusnya kabel jaringan listrik PLN sudah dilaporkan oleh Kepala Desa ke PLN UPJ Bumiayu tetapi tidak ada penanganan sampai jatuhnya korban anak kesetrom hingga meninggal dunia. "Kenapa setelah jatuh korban baru dilakukan penanganan penyambungan," kata Edi.
Dikatakan, pihak PLN sudah datang ke keluarga korban dan memberikan tali asih. Rencananya akan ada pertemuan lanjutan untuk negosiasi lanjutan pada Rabu 06 Januari 2016. "Katanya masih akan ada negosiasi lagi dengan keluarga besok," ungkap Edi.
Diungkapkan pula, kedua orang tua korban saat ini masih shock atau tertekan karena kehilangan salah satu anaknya.
Sementara itu, Polsek Bumiayu masih melakukan pendalaman kasus tewasnya anak berusia enam tahun akibat kesetrom kabel listrik yang putus tersebut. Beberapa saksi dimintai keterangan oleh petugas diantaranya, Kaepala Desa Kalilangkap, Abdulah Faqih dan seorang saksi, Ujang Rahmat (40).
"Saya dimintai keterangan oleh polisi terkait tewasnya anak berusia enam tahun akibat kesetrum kabel listrik yang putus," kata Abdullah Faqih.
Kepada petugas yang memintai keterangan, Faqih menyampaikan dirinya sudah melaporkan ke PLN pada pukul 06.12 WIB adanya kabel listrik yang putus di Dukuh Pecinan Desa Kalilangkap.
Sementara itu, manajer PLN UPJ Bumiayu, Rahman Setio Nugroho pada Selasa 05 Januari 2016 belum dapat dikonfirmasi oleh wartawan. Menurut salah satu Satpam PLN UPJ Bumiayu, sejak pagi manajernya berada di Tegal.
Diberitakan sebelumnya, Muhammad Husni Haikal tewas tersengat aliran listrik di Dukuh Pecinan RT 05 RW 03 Desa Kalilangkap, Kecamatan Bumiayu, Senin 04 Januari 2016. Anak dari pasangan suami isteri, Zaenudin dan Tuminah warga Dukuh Pecinan RT 03 RW 03 Desa Kalilangkap itu tewas setelah tak sengaja menginjak kabel PLN yang sebelumnya putus.