Para anggota Polres Tegal Kota melakukan tes urine yang dilaksanakan Propam (Foto: Johari)
PanturaNews (Tegal) - Untuk membuktikan anggota Polres Tegal Kota bersih dari narkoba, semua satuan fungsi dan Polsek mengikuti test urine yang dilaksanakan oleh Sie Propam bekerjasama dengan Dokkes Polres Tegal Kota, Jawa Tengah, Senin 14 September 2015.
Anggota yang melakukan tes urine dipanggil secara acak dan dikawal ketat oleh Sie Propam, serta dilarang meninggalkan Polres selama pemeriksaan. Hal itu untuk membuktikan apakah anggota tersebut menggunakan narkoba atau tidak.
Kapolres Tegal Kota, AKBP Bharata Indrayana,SIK melalui Waka Polres Kompol R Sihombing,SH,MH mengatakan, tes urine hanya dilakukan oleh 31 anggota yang diambil secara acak dan mendadak. Tujuannya, agar anggota bersih dari narkoba sehingga pemberantasan benar-benar berjalan di wilayah hukum Polres Tegal Kota.
“Kami menginginkan anggota bersih dari narkoba, anggota yang diperiksa kita ambil secara acak dan mendadak sehingga tidak ada kesan rekayasa. Diharapkan, seluruh personel Polri maupun PNS Polres Tegal Kota mengikuti kegiatan yang sama,” ungkap Wakapolres.
Lebih lanjut Wakapolres, tes urine ini dilakukan sebagai wujud tanggungjawab polisi sebagai penegak hukum dan menunjukkan keseriusan polisi dalam memerangi peredaran Narkoba, “Sebelum menangkap para pelaku Narkoba, harus dilakukan tes urine terlebih dahulu kepada anggota. Jika ditemukan ada anggota yang terbukti mengkonsumsi narkoba akan diambil tindakan tegas, termasuk pemecatan.” tegasnya.
Kasi Propam, IPDA Gede Parwata menambahkan sesuai dengan Program Prioritas Kapolri, seluruh anggota tidak boleh melakukan perbuatan tercela dan harus berbuat sesuai dengan prosedur yang ada. “Melalui kegiatan ini diharapkan tidak ada pelanggaran yang dilakukan anggota apalagi terkait narkoba,” ujar IPDA IG Perwata.
Selain itu, kegiatan yang dilakukan oleh Kasi Propam melaksanakan Ops Gaktiplin termasuk razia dibeberapa lokasi dan tempat-tempat hiburan yang rawan dengan pelanggaran dan penyalahgunaan narkoba. “Dari Tim Dokkes Polres belum ada temuan dari tes menggunakan stick lakmus,” pungkasnya.