Jumat, 24/10/2014, 04:36:36
Bupati Brebes Lantik Ratusan Kepala Sekolah
-Laporan Takwo Heriyanto

Ratusan kepala sekolah mengucap sumpah pada saat dilantik bupati (Foto: Takwo Heriyanto)

PanturaNews (Brebes) - Acara pengambilan sumpah terhadap ratusan kepala sekolah (kepksek) dari tingkat SD hingga SMA dan sederajat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Brebes, Jawa Tengah (Jateng) dilaksanakan di Pendopo Kabupaten, Jumat 24 Oktober 2014.

Namun, pengambilan sumpah jabatan yang dilakukan oleh Bupati Brebes Hj. Idza Priyanti SE ini, berjalan molor. Hal itu lantaran, orang nomor satu di Kabupaten Brebes ini datang terlambat hingga satu jam lebih. Sesuai jadwal yang telah ditentukan, palantikan terhadap 509 Kepsek dari tingkat SD hingga SMA dan sederajat ini, sedianya akan dilaksanakan pukul 08.00 WIB.

Meski begitu, sebelum memulai sambutan, Idza terlebih dahulu meminta maaf, karena datang terlambat. Hal ini dikarenakan Idza mengikuti agenda lain yang secara bersamaan harus dilaksanakan. "Saya minta maaf atas keterlambatan saya, karena ada acara lain yang harus dilaksanakan secara bersamaan pula. Namun, saya memberi apresiasi kepada suadara-saudara semua karena telah hadir tepat waktu," ujar Idza.

Sementara, dalam sambutannya Idza mengingatkan bahwa kepsek yang dilantik harus bersikap amanah terhadap tanggung jawab yang diberikan karena jabatan yang dipercayakan adalah amanat, bukanlah hak sehingga harus dilaksanakan dengan baik.

Pada bagian lain, Idza mengatakan, dalam waktu dekat akan segera melaunching "kartu pintar" yang ditujukan bagi seluruh siswa-siswi tidak mampu, yang belajar disekolah negeri, dari SD, SMP dan SMA/SMK. Langkah itu dilakukan sebagai upaya Pemkab Brebes untuk meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kabupaten Brebes, yang tergolong masih rendah.

Menurut dia, syarat pengajuan siswa tidak mampu untuk mendapatkan biaya pendidikan gratis ada tiga kreteria. Yakni, memiliki Kartu Program Keluarga Harapan (PKH), memiliki Kartu Pengendali Sosial (KPS) dan penyataan tidak mampu dari kepala desa setempat. Sebagai kartu pengendali dari program biaya pendidikan gratis tersebut, Pemkab nantinya akan meluncurkan kartu pintar.

"Kartu pintar ini nantinya menjadi pengedali, sehingga akan diketahui siapa saja yang wajib menerima program pendidikan gratis ini. Tak hanya itu, kami juga akan memperkuat validasi data bagi para penerima. Ini untuk mengantisipasi agar program tidak salah sasaran," pintanya.

Adapun berdasarkan data yang ada, dari sebanyak 506 kepsek yang dilantik, 408 diantaranya Kepsek dari tingkat SD dan sebanyak 98 Kepsek, masing-masing Kepsek tingkat SMP dan SMA sederajat se- Kabupaten Brebes.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita