Jumat, 19/03/2010, 13:04:00
Pengawas UASBN dan UN Gunakan Sistem Silang
JOH-Johari

Kepala sekolah SD-SLTA sedang menandatangani fakta integritas, di ruang Adipura, Jumat 19 Maret 2010. (FT: Johari)

PanturaNews (Tegal) – Untuk mengantisipasi kecurangan atau bocoran soal-soal Ujian Akhir Sekolah Bertaraf Nasional (UASBN) maupun Ujian Nasional (UN), pengawas UASBN dan UN akan diberlakukan sistem silang. Yakni pengawas tidak akan melakukan tugas pengawasannya di tempat ia mengajar namun di sekolah lain. Jika ditemukan kecurangan maka akan dikenai sanksi sesuai perundangan yang berlaku. Demikian disampaikan Wakil Walikota Tegal KH Habib Ali ZA SE kepada wartawan usai menyaksikan penandatanganan fakta integritas pengawas UASBN dan UN, di ruang Adipura, Jumat 19 Maret 2010 pagi.

Menurutnya, penandatangan fakta integritas bertujuan agar pengawas berbuat jujur serta untuk menguji akhlak dan kaidah. Selain itu pengawas diharapkan tidak membuat suasana ujian tegang, namun sebaliknya harus bisa membuat suasana santai atau enjoy. Sehingga siswa yang sedan mengikuti ujian tidak grogi atau stres. “Ya bagaimana pengawas harus bisa membuat suasana ujian santai atau enjoy namun serius,” kata Habib.

Ditambahkan, pemerintah pusat juga telah menunjukan perguruan tinggi untuk menjadi pengawas UASBN dan UN. Mereka akan melakukan pengawasan mulai dari distribusi soal hingga pelaksanaan ujian. “Pengawas dari perguruan tinggi, yang ditunjuk oleh pusat dari UNES dan UPS,” imbuhnya.

Sementara pelaksanaan UASBN tingkat SD, tanggal 4-6 Mei dan ujian susulan 10-12 Mei. Untuk SMP tanggal 29 Maret-01 April dan ujian susulan 5-8 April. SMA tanggal 29 Maret-05 April, SMK 22 Maret-25 Maret. Ujian susulan untuk SMA dan SMK tanggal 29 Maret-01 April. Habib mengharapkan siswa yang mengikuti Kejar Paket, juga harus ikut ujian. “Kami minta kepada siswa yang mengikuti kejar paket, juga harus ikut ujian,” pintanya.

Lebih lanjut kata Habib, pada pra UN I hasilnya 86 persen dan pra UN II, mudah-mudah pada pelaksanaan UN  kelulusan bisa mencapai 100 persen, “Insya Alloh” pungkasnya.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita