Rabu, 13/08/2014, 07:01:11
Pembatasan Jam Operasi Kendaraan Berat Berlaku
-Laporan Takwo Heriyanto

Ilustrasi

PanturaNews (Brebes) - Pembatasan jam operasional bagi kendaraan berat di atas 10 ton yang melintas di jalur tengah mulai diberlakukan. Pembatasan jam operasional itu diterapkan sebagai upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Brebes, mengantisipasi kemacetan yang semakin parah, akibat imbas dialihkannya jalur pantura menyusul amblenya Jembatan Comal di Pemalang.

"Kami sudah berkoordinasi dengan Polres Brebes dan jajaran terkait lainnya, terhitung mulai Kamis besok sudah diberlakukan pembatasan jam operasional bagi kendaraan berat di atas 10 ton yang melintas di jalur tengah," kata Bupati Brebes Idza Priyanti didampingi Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo), Mayang Sri Herbimo, Rabu 13 Agustus 2014.

Disamping membatasi jam operasional, lanjut Idza, pihaknya bersama Kapolres Brebes AKBP Ferdy Sambo dan Dandim 0713 Brebes Letkol Inf Cahyadi Imam Suhada melakukan pemantauan langsung ke Jembatan Timbang Tanjung, yang mulai dioperasikan hari ini. Hal itu dilakukan guna melihat langsung sejauh mana pengoperasian Jembatan Timbang Tanjung berkaitan upaya menekan jumlah kendaraan yang melintas ke jalur tengah.

"Dari hasil pantauan langsung, sementara ini bagi kendaraan yang diketahui melebihi batas tonase dikenakan denda. Tapi, mulai per 1 September mendatang kendaraan yang melebihi kapasitas muatan disuruh dikembalikan," terangnya

Dia menjelaskan, dalam pelaksanaan pembatasan jam operasional itu, nantinya kendaraan berat di atas 10 ton atau truk di atas tiga sumbu hanya bisa melintas di jalur tengah mulai pukul 18.00 - 04.00. Sehingga, ketika jam sibuk, baik di pagi maupun sore hari volume kendaraan di jalur tengah tidak berlebih.

Dengan demikian, kemacetan yang selama ini terjadi bisa ditekan dan arus lalu lintas akan semakin lancar. "Selain itu, ini juga sebagai antisipasi terhadap kondisi ruas Ciregol yang dinilai semakin mengkhawatirkan," katanya.

Pada bagian lain Bupati berharap, Jembatan Timbang di Tanjung itu bisa berfungsi sebaik mungkin. Sehingga bisa membantu upaya membatasi kendaraan yang bertonase berlebih melintas jalur tengah. Menginggat, akibat pengalihan arus setelah Jembatan Comal Pemalang ambles, volume kendaraan di jalur tengah sangat padat.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita