Selasa, 28/07/2020, 16:12:57
Dewi Aryani Gelar Dialog dan Beri Bantuan Kepada Balita Gizi Buruk
LAPORAN SL. GAHARU

Dewi Aryani dialog dengan masyarakat Kecamatan Tegal Timur tetang penanganan gizi buruk, sekaligus memberikan Bantuan Pangan dan Kesehatan (Banpangkes) di Pendopo Kelurahan Panggung, Kota Tegal. (Foto: Gaharu)

PanturaNews (Tegal) - Anggota DPR RI Komisi 9, Hj. DR. Dewi Aryani, M.Si menggelar dialog dengan puluhan orang tua balita gizi buruk, dan diskusi bersama kader relawan kesehatan se Kecamatan Tegal Timur, Kota Tegal, Selasa 28 Juli 2020.

Dalam acara bertajun Bantuan Pangan & Kesehatan (Banpangkes) itu, Dewi Aryani didampingi Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Tegal, H. Edi Suripno, Ketua BMI Kota Tegal, Camat Tegal Tegal, Kepala Puskesmas Tegal Timur, tenaga kesehatan dan jajaran Kelurahan Panggung. 

“Data yang ada di Kecamatan Tegal Timur, balita kurang gizi tercatat ada sekitar 150 anak. Masalah ini harus ditangani bersama-sama,” ujar Dewi Aryani.

Dalam dialog yang digelar di pendopo Kelurahan Panggung, Dewi Aryani menyampaikan agar ada kunjungan intensif rutin dari Dinas Kesehatan setempat, melalui kader-kader kesehatan atau posyandu di tingkat kelurahan. Tujuanya untuk memantau perkembangan para ibu hamil maupun gizi buruk pada balita.

“Pemkot maupun pemerintah pusat (Kemenkes) selain secara masif memberikan sosialisasi pemahaman untuk memperbaiki gizi balita, pemerintah juga perlu meningkatkan bantuan dan memperbanyak jenis atau variasi bantuan makanan tambahan,” ujarnya.

Menurut politisi PDI Perjuangan asal Dapil Jawa Tengah IX ini, selama ini dari Kemenkes hanya ada tambahan bantuan PMT (pendamping makanan tambahan), berupa biskuit bergizi untuk balita maupun ibu hamil.

“Pemkot bisa menambahkan bantuan berupa makanan sehat lain yang fresh misalnya telur, susu atau ikan segar agar kebutuhan gizi balita tercukupi. Sehingga itu bisa menekan angka kematian balita, dan mempercepat penurunan jumlah balita bergizi buruk,” papar Dewi Aryani.

Pada kesempatan itu, Dewi Aryani juga menyerahkan bantuan paket sembako dan biskuit untuk orang tua balita dan kader relawan yang hadir, didambah uang untuk membeli susu. Selain itu Dewi juga membagikan ratusan masker kain untuk yang hadir dan masyarakat sekitar Kelurahan Panggung.

“Bantuan sosial dari pemerintah pusat, Provinsi maupun Pemkot harus di lakukan evaluasi dan monitoring, apakah keluarga dengan balita gizi buruk juga sudah masuk data sebagai penerima bansos tersebut,” tambah Dewi Aryani.


 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita