Kader Partai Demokrat saat menyegel kantor DPC Partai Demokrat Brebes (Foto: Dok/Takwo Heriyanto)
PanturaNews (Brebes) - Kasus dugaan penyelewengan dana partai politik dan saksi yang dituduhkan kepada Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Tengah, Sukawi Sutarip dan Ketua DPC Demokrat Kabupaten Brebes, Dedy Yon Supriyono dilaporkan ke Polres Brebes. Paska pelaporan, Dedy Yon diisukan mundur dari jabatanya.
Tidak tanggung-tanggung, yang melaporkan dugaan penyelewengan dana partai politik dan saksi itu, adalah sejumlah Ketua Pengurus Anak Cabang (PAC) Partai Demokrat di beberapa kecamatan, bersama Ketua Badan Pemenangan Pemilu partainya.
Mereka diantaranya, Ketua PAC Tanjug (Aminudin,SAg), Ketua PAC Songgom (Nur Kholid), Ketua PAC Paguyangan (Rustam, SH), Ketua PAC Ketanggungan (Ahmad Amin, SPd), Ketua PAC Kersana (Edi Kriswanto), Ketua PAC Losari (Masudi), Ketua PAC Banjarharjo (Abdul Rosid) dan Bapillu Partai Demokrat Brebes (Kartolik).
Seperti diketahui sebelumnya, Kantor DPC Partai Demokrat Kabupaten Brebes yang terletak di Jalan Komplek Stadion Karangbirahi Brebes (SKB), disegel oleh sejumlah kader partainya sendiri, Kamis 17 Kamis 2014 sore.
Mereka terpaksa menyegel kantor partainya, lantaran dana saksi yang diberikan oleh pemerintah sebesar Rp 100 ribu per TPS, diduga diselewengkan oleh Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Jawa Tengah, Sukawi Sutarip yang juga sebagai caleg di Dapil Jawa Tengah IX.
Bahkan, Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Brebes, Dedy Yon Supriyono juga diindikasikan ikut terlibat dalam penyelewengan dana saksi yang ada di seluruh Kabupaten Brebes. Hal itu disampaikan oleh Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPC Partai Demokrat Kabupaten Brebes, Kartoliq.
Ketua PAC Demokrat Kecamatan Tanjung, M Aminudin kepada wartawan, Selasa 22 April 2014, mengaku kalau dirinya bersama dengan tujuh Ketua PAC kecamatan lainnya telah menandatangani laporan tindak penggelapan dana parpol ke Polres Brebes pada Senin 21 April 2014 kemarin sore. Dia menduga, dana tersebut telah diselewengkan oleh Ketua dan Sektretaris DPC untuk kepentingan pribadi. Pasalnya, dana yang bersumber dari APBD untuk kegiatan partai itu tidak pernah ada kejelasannya.
“Saya meminta agar pihak kepolisian bisa memproses secara hukum dugaan tindak penyelewengan dana parpor dan saksi Partai Demokrat,” ujar Aminudin.
Sementara, berdasarkan sumber yang diperoleh PanturaNews.Com menyebukan, Dedy Yon Supriyono, dikabarkan mengundurkan diri dari jabatan Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Brebes, terkait tudingan dari sejumlah kader partainya yang diduga melakukan penyelewengan dana partai politik dan saksi.
Menyikapi tudingan tersebut, Ketua DPC Demokrat Kabupaten Brebes, Dedy Yon Supriyono belum bisa dikonfirmasi. Sedangkan Sekretaris DPC Partai Demokrat, Mi'raz Aminudin saat dikonfirmasi mengaku belum mengetahui mengenai kabar Dedy Yon Supriyono, yang dikabarkan mengundurkan diri dari jabatan Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Brebes.
"Maaf, saya tidak tahu menganai kabar bahwa Mas Dedy Yon Supriyono, mengundurkan diri dari jabatan Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Brebes. Coba tanyakan langsung saja kepada yang bersangkutan," singkat Mi'raz melalui handphonnya.