PanturaNews (Tegal) - Himpunan Mahasiswa Pendidikan IPA (HMPS P.IPA) Universitas Pancasakti (UPS) Tegal kembali menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan budaya ilmiah dengan menggelar technical meeting Pekan Ilmiah Sains VIII (PIS VIII).
Kegiatan ini dilaksanakan di Gedung D Ruang 200 UPS Tegal pada Minggu (3/5/2026) dan menjadi bagian awal dari rangkaian kompetisi ilmiah yang akan mencapai puncaknya pada 13 Mei 2026.
Technical meeting ini bertujuan untuk memberikan pemahaman menyeluruh kepada para peserta terkait mekanisme perlombaan, aturan teknis, serta sistem penilaian.
Kegiatan ini juga menjadi wadah komunikasi antara panitia dan peserta agar pelaksanaan lomba berjalan tertib, transparan, dan kompetitif secara sehat.
Mengusung tema “Optimalisasi Sains sebagai Pilar untuk Membentuk Generasi Muda yang Kritis, Kreatif, dan Solutif”, PIS VIII hadir sebagai ajang pengembangan potensi generasi muda di bidang sains. Tahun ini, panitia membuka tiga cabang lomba utama, yaitu:
1. Pancaskati Science Competition (PSC) untuk jenjang SD/MI, SMP/MTs, hingga SMA/SMK/MA se-Jawa Tengah dengan sistem satu tim beranggotakan tiga orang.
2. Pancaskati Coloring Competition (PCC) yang ditujukan bagi anak usia dini (PAUD/TK/RA) sebagai sarana pengenalan sains melalui kreativitas mewarnai.
3. Teacher Innovation Competition (TIC) yang diperuntukkan bagi para guru se-Jawa Tengah dalam mengembangkan inovasi media pembelajaran, mulai dari tahap proposal hingga presentasi di hadapan dewan juri.
Ketua PIS VIII, Khusnul Khotimah, mahasiswa Pendidikan IPA semester 4, menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya berorientasi pada kompetisi, tetapi juga pada pengembangan kemampuan berpikir peserta.
“Kami berharap PIS VIII dapat menjadi wadah nyata bagi pelajar, mahasiswa, dan guru untuk mengembangkan potensi di bidang sains. Technical meeting ini penting agar seluruh peserta memahami aturan dan siap bersaing secara jujur dan sportif,” ujarnya.
Senada dengan hal tersebut, Ketua HMPS P.IPA UPS Tegal, Salsabila Hasna, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kontribusi nyata organisasi dalam mendorong kemajuan pendidikan berbasis sains.
“Melalui PIS VIII, kami ingin menumbuhkan generasi muda terhadap sains serta mendorong mereka untuk berani berinovasi. Ini adalah ruang bagi mereka untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya,” tuturnya.
Dari sisi teknis, panitia telah menetapkan biaya pendaftaran yang berbeda untuk setiap cabang lomba.
Untuk PSC, biaya pendaftaran sebesar Rp180.000 per tim pada gelombang 1 dan Rp185.000 pada gelombang 2. PCC dikenakan biaya Rp30.000 (gelombang 1) dan Rp35.000 (gelombang 2), sedangkan TIC sebesar Rp80.000 (gelombang 1) dan Rp85.000 (gelombang 2). Pendaftaran gelombang kedua dibuka hingga 1 Mei 2026.
Peserta dapat melakukan pendaftaran secara daring melalui tautan yang disediakan panitia atau secara langsung di Sekretariat HMPS P.IPA UPS Tegal, Gedung D200 Lantai 2, setiap hari Senin hingga Jumat pukul 08.00–14.00 WIB. Untuk informasi lebih lanjut, peserta dapat menghubungi contact person yang telah disediakan oleh panitia.
Sebagai bentuk apresiasi, para pemenang dalam ajang ini akan mendapatkan berbagai penghargaan menarik, di antaranya trofi, uang pembinaan, sertifikat, voucher makan, goodie bag, serta kesempatan mengikuti talk show eksklusif yang menghadirkan narasumber inspiratif.
Dengan terselenggaranya PIS VIII, HMPS P.IPA UPS Tegal kembali menegaskan perannya sebagai organisasi mahasiswa yang aktif, inovatif, dan berkomitmen dalam mencetak generasi muda yang unggul di bidang sains dan pendidikan.
Kegiatan ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sebagai langkah nyata dalam membangun budaya ilmiah yang berkelanjutan di kalangan generasi.