Ilustrasi
PantuiraNews (Brebes) - PDI Perjuangan (PDI-P) Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, memimpin perolehan suara Pemilu Legislatif (Pileg) 2014. Dari pengguna hak pilih sebanyak 955.457orang, partai berlambang kepala banteng moncong putih itu memperoleh 205.738 suara, disusul PKB 137.528 suara, Golkar 130.747 suara, Gerindra 82.872 suara, PAN 79.695 suara, PKS 78.329 suara, Demokrat 62.278 suara, PPP 59.994 suara, Hanura 35.511 suara, Nasdem 32.344 suara, PBB 3.061 suara, dan PKPI 2.925 suara.
Dari data tersebut, PDIP akan mendapat 11 kursi, PKB 8 kursi, Partai Golkar 7 kursi, Gerindra 5 kursi, PAN 5 kursi, PKS 6 kursi, Partai Demokrat 4 kursi, PPP 3 kursi dan Hanura 1 kursi. Sedangkan NasDem, PBB dan PKPI tidak mendapat satu kursipun.
Rekapitulasi hasil perhitungan suara tersebut diketahui dari hasil rapat pleno terbuka yang diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Brebes, selama dua hari sejak 19-20 April 2014 di gedung pertemuan Hotel Dedy Jaya Brebes.
Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Brebes, Cahrudin mengatakan, jika dibandingkan pada Pemilu 2009 lalu, PDIP mendapatkan 13 kursi. Meskipun di Pemilu 2014 ini, PDIP mendapatkan 11 kursi, namun tetap memimpin perolehan suara.
"Di pemilu 2014 ini, PDIP hanya memperoleh 11 kursi. Sedangkan di pemilu 2009 lalu, mendapatkan 13 kursi. Tapi, dibawah pimpinan Indra Kusuma, PDIP Kbupaten Brebes tetap memimpin perolehan suara," katanya, Senin 21 April 2014.
Sementara, parpol lainnya yang jumlahnya kursinya berkurang, yakni Partai Demokrat dan PPP. Pada pamilu 2014 ini, Partai Demokrat hanya mendapatkan 4 kursi, sedangkan pada pemilu 2009 mendapatkan 6 kursi. Sementara, untuk PPP sendiri, pada pemilu 2014 ini hanya mendapatkan 3 kursi, sedangkan pada pemilu 2009 mendapatkan 4 kursi.
Disisi lain, parpol yang menambah jumlah kursi, yakni PKB dan Gerindra serta PAN. Sebelumnya, PKB hanya mendapatkan 7 kursi, kini menambah 1 kursi lagi, sehingga berjumlah 8 kursi. Sedangkan, Gerindra yang sebelumnya mendapatkan 2 kursi, kini mendapat 5 kursi. Kemudian, PAN bertambah 1 kursi. Untuk Golkar tetap mendapatkan 7 kursi dan Hanura juga tetap mendapatkan 1 kursi.