Wakapolda Jateng memeriksa senajata kelengkapan pengamanan Pemilu (Foto: Johari)
PanturaNews (Tegal) - Untuk mengantisipasi kerawanan pada saat pelaksanaan Pemilu, Polda Jawa Tengah akan mengelar operasi ‘Mantap Brata Candi 2014. Hal itu disampaikan Wakapolda Jateng, Brigjen Pol Panjang Yuswanto saat melakukan kunjungan kerja ke seluruh Polres se Jawa Tengah, termasuk di Polres Tegal Kota, Selasa 04 Maret 2014.
Menurutnya, di Jawa Tengah ada 77.693 tempat pemungutan suara (TPS), terdiri dari TPS aman 75.243, Rawan 1 sebanyak 2057 dan Rawan 2 sebanyak 786. Di TPS rawan inilah yang perlu perhatian serius oleh aparat kemananan.
Wakapolda menekankan, anggota Polri harus menguasai administrasi operasi terutama perubahan yang berkembang sesuai petunjuk Mabes Polri, personil di lapangan harus membawa pesan Kamtibmas saat sosialisasi dengan masyarakat atau ketika berada di even-even penting.
Keberadaan TNI terkait Pam Pemilu adalah atas permintaan Polri, sehingga pengendali tetap pada Polri. Polri juga harus netral dan menghindari politik praktis, serta Polri tidak ada kewajiban menghitung di TPS. Tampilkan sikap kepimpinan serta senantiasa bersifat tauladan sehingga jadi panutan anggota dan masyarakat.
“Pahami tugas dan fungsi masing-masing, cegah penyimpangan, kekerasan, benturan dan pelanggaran hukum dalam pelaksanaan Pemilu,” pesan Wakapolda Jateng.