Kamis, 26/12/2013, 07:58:42
Banyak Saingan, Pedagang Terompet Sepi Pembeli
-Laporan Zaenal Muttaqin

Pedagang terompet sedang menjajakan dagangannya di salah satu sudut Kota Bumiayu (Foto: Zaenal Muttaqin )

PanturaNews (Brebes) - Menjelang Tahun Baru 2014 bermumculan pedagang terompet. Meski begitu, beberapa pedagang mengaku masih sepi pembeli. Seperti yang terjadi di  Kota Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, beberapa pedagang mengeluh sepinya pembeli.

Karno, salah seorang pedagang terompet yang mangkal di depan salah satu toko Swalayan di pusat Kota Bumaiyu, mengatakan bahwa dirinya mulai berjualan terompet sejak sepekan yang lalu. "Sudah hampir satu minggu saya mulai jualan terompet," ujarnya, Kamis 26 Desember 2013.

Karno mengaku dirinya berjualan terompet hanya menjelang pergantian tahun baru saja, dan dijual bervariasi antara Rp 5 ribu hingga Rp 12 ribu tergantung model dan bentuk terompet. Dalam satu hari dia membawa sekitar 3-4 kodi terompet yang dikirim langsung dari Cirebon, Jawa Barat.

"Sehari bawa 3-4 kodi, barang dari Cirebon," kata Karno yang mengaku warga Kretek Paguyangan ini.

Dia menuturkan, saat ini ada sekitar 20 penjual terompet seperti dirinya yang tersebar di beberapa titik di pusat Kota Bumiayu. Karenanya saat ini penjualan terompet masih sepi pembeli, sehingga dalam satu hari hanya habis 1 kodi dari mulai Pukul 07.00 - 17.00 WIB.

"Pembeli masih sepi mas, apalagi pedagangnya juga sekarang banyak," ungkap Karno.

Meski begitu, Karno optimis, dan berharap penjualan terompet akan melonjak saat menjelang detik-detik pergantian tahun baru nanti, seperti pada tahun-tahun sebelumnya.

"Biasanya menjelang malam tahun baru penjualan akan melonjak dan bisa habis semua," pungkas Karno.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita