Jumat, 01/11/2013, 05:28:23
Korban Terseret Arus Sungai Akhirnya Ditemukan
-Laporan Zaenal Muttaqin

Jazad Abu Seri yang tewas terseret arus sungai saat akan dimandikan sebelum pemakaman (Foto: Zaenal Muttaqin)

PanturaNews (Brebes) - Seorang petani, Abu Seri (65) warga Dukuh Bandung RT 05 RW 08 Desa Bumiayu, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, yang sebelumnya hilang dan diduga hanyut terbawa arus Sungai Deng di desa setempat, Selasa 29 Oktober 2013, akhirnya ditemukan pada Jumat 01 November 2013 sekitar pukul 08.00 WIB.

Jazad korban ditemukan di aliran Sungai Pemali, tepanya di blok Dukuh Cilakar, Desa Pangebatan, Kecamatan Bantarkawung, Kabupaten Brebes. Jazad yang tak bernyawa dan mulai membusuk itu, ditemukan oleh warga petani setempat yang sedang bekerja di sawah yang letaknya tak jauh dari Sungai Pemali itu.

Jazad korban langsung dievakuasi oleh petugas Polsek Bantarkawung yang datang setelah mendapat laporan dari warga, dan diantarkan ke pihak keluarga korban untuk dimakamkan. "Ditemukan oleh warga di Sungai Pemali Bantarkawung," kata Kepala Desa Bumiayu, Dwi Hari Basuki.

Seperti diberitakan sebelumnya, Abu Seri (65) yang sehari-hari bekerja sebagai petani itu, sejak Selasa 29 Oktober 2013 tidak pulang ke rumahnya. Keluarganya curiga karena tidak pulang padahal pada Selasa sore itu terjadi hujan deras.

"Keluarganya curiga karena tidak pulang ke rumah, padahal kondisinya sudah cukup tua dan lemah fisiknya," tutur Kamali (65) tetangga korban.

Korban diduga hanyut di Sungai Deng karena tak jauh dari tempat penyeberangan ditemukan cangkul dan tempat parang yang biasa digunakan bekerja di sawah. Korban diperkirakan hanyut saat menyeberang sungai yang arusnya deras setelah turun hujan yang deras pada Selasa sore 29 Oktober 2013 sekitar pukul 17.00 WIB.

"Informasinya juga sempat ada yang melihat ketika akan menyeberang sungai," kata Kamali.

Pihak keluarga telah melaporkan Pemerintah Desa setempat dan Polsek Bumiayu. Upaya pencarian korban saat ini sedang dilakukan oleh warga bersama Tim SAR Rescue dari Mahapala Bumi STKIP/STIE Islam Bumiayu yang juga terjun membantu pencarian.

"Kami dengan beberapa personil Rescue membantu pencarian korban," kata Kordinator Mahapala Bumi, Andi Rifa.

Upaya pencarian dilakukan dengan menyusuri Sungai Deng dari lokasi penyeberangan sampai ke muaranya di Sungai Keruh. "Kami akan coba susuri sungai dan cari di sekitar kedung-kedung sungai atau sapai ke Sungai Keruh," ucap Andi.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita