Minggu, 09/06/2013, 07:52:00
Jurnalis Harus Paham dan Patuh Pada Ajaran Agama
-Laporan Takwo Heriyanto

Zaenal Mutaqin

PanturaNews (Brebes) - Dalam perspektif Islam, aktivitas jurnalistik tidak dapat dipisahkan dengan jajaran Islam itu sendiri. Bahkan, wartawan atau jurnalis "mirip" dengan apa yang dilakukan Malaikat Jibril, para Nabi dan juga para periwayat hadits.

Malaikat Jibril bertugas membawa berita dari Allah SWT berupa wahyu yang kemudian diberitakan kepada Nabi Muhammad SAW. Selanjutnya Nabi Muhammad SAW juga membawa berita wahyu tersebut untuk menyampaikan kepada ummat manusis.

Demikian disampaikan Reporter di Kantor Berita Islam Internasional Mi’raj News Agency (MINA) yang juga sebagai wartawan PanturaNews.Com, Zaenal Mutaqin, saat memberikan materi dihadapan Bupati Brebes, Hj. Idza Priyanti dan para peserta press tour Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, ketika berkunjung ke Sangkan Resort Aqua Park Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, Sabtu 8 Juni 2013.

Menurutnya, dalam konteks Al Quran yang menjadi rujukan bagi ajaran Islam, berita itu ada dua macam, yakni Khobar dan Nabaa. Khobar artinya berita, tapi bisa benar dan bisa salah. Sedangkan Nabaa, artinya juga berita, namun berita yang pasti kebenarannya.

"Karenanya orang yang membawa berita yang pasti kebenarannya disebutnya Nabi. Sedangkan berita yang tidak benar atau dusta disebutnya Khadzab dan orang yang menyebarkan berita dusta disebut Kadzaaab, seperti nabi palsu Musailamah Al Kadzab," ujar Zaenal Mutaqin.

Menyadari akan mulianya tugas dari para jurnalis, pihaknya berharap setiap jurnalis paham dan patuh pada ajaran agamanya (Islam), baik dalam aktivitas jurnalistiknya maupun dalam aspek kehidupan lainnya.

"Sebab, ketika seorang jurnalis tunduk dan patuh pada ajaran agamanya, maka tak ubahnya seperti malaikat atau juga seperti nabi yang selalu memberitakan kebenarannya," terangnya.

Sebaliknya, kata Zaenal, panggilan akrabnya, ketika seorang jurnalis meninggalkan ajaran agamanya dan dengan sengaja melanggarnya, dia akan menjadi pendusta yang akan  berdosa. Karena itu, jurnalis muslim hendaknya dapat menjunjung tinggi nilai-nilai islam dengan mengemban misi amar ma'ruf nahyi munkar.

"Hal itu sesuai dengan Quran Surat Ali Imron ayat 3 yang berbunyi, dengan menyebarluaskan informasi yang benar dan berusaha keras untuk mempengaruhi khalayak agar berperilaku sesuai dengan ajaran kebenaran," paparnya.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita