Selasa, 28/05/2013, 06:50:10
Cegah Banjir, Drainasse Harus Didesign Ulang
-Laporan Riyanto Jayeng

Setelah diguyur hujan, salah satu titik di Kota Tegal digenangi banjir (Foto: Gaharu)

PanturaNews(Tegal) - Sistem drainasse Kota Tegal perlu didesign ulang, karena system drainasse yang telah ada sebenarnya sudah terintegrasi dengan system irigasi. Praktis Kota Tegal tidak memiliki system drainasse yang benar, sebab hanya mengandalkan saluran irigasi untuk memanaj air genangan. Hal itu ditegaskan Anggota Komisi III DPRD Kota Tegal Abdullah Sungkar, Selasa 28 Mei 2013.

“Saat ini system yang dipakai untuk drainasse itu kan dulunya saluran irigasi, maka kurang bisa maksimal untuk memanaj air genangan yang disebabkan oleh curah hujan dan luapan air laut yang masuk ke sungai. Dan ketika areal persawahan  rata-rata sudah berubah menjadi bangunan, maka praktis saluran irigasi itu berubah fungsi menjad bagian dari sistemi drainasse. Maka system drainasse yang ada sekarang harus ditinjau ulang,” kata Sungkar.

Menurut Sungkar, system drainasse eks saluran irigasi yang berubah fungsi itu harus harus direview menjadi saluran drainasse perkotaan yang diintegrasikan dengan pengelolaan genangan pasang surut  di sekitar wilayah garis pantai.

“walaupun hanya sebuah pekerjaan parsial, namun harus merupakan satu kesatuan yang diintegrasikan dengan manajemen pengelolaan genangan,” ujarnya.

Lebih jauh dikatakan, jika Pemkot tidak segera melakukan review atas system drainasse saat ini maka selamanya Kota Tegal akan terus menanggung beban banjir yang justru disebabkan oleh tidak adanya pengelolaan  system drainasse  yang maksimal.per detik

“Pembangunan polder di kawasan rawan banjir itu sudah cukup bagus, karena pembangunan polder itu merupakan satu kesatuan dari manajemen pengelolaan genangan. Sebagai gambaran saat ini, beban sungai Sibelis mencapai 6,3 meter kubik per detik, namun pada keluarannya bisa mencapai 12,6 meter kubik. Maka dengan begitu ada debit banjir sekitar 6,3 meter kubikyang harus dikelola agar tidak menjadi genangan banjir,” tegasnya.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita