Sabtu, 11/05/2013, 02:05:39
Dewi: Wacana Soal BBM Makin Meresahkan Rakyat
REST-Laporan SL Gaharu & Riyanto Jayeng

Anggota Komisi VII DPR-RI, DR. Dewi Aryani, M.Si

PanturaNews (Jakarta) - Setelah pemerintah berencana menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM), kini pemerintah kembali berwacana melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), berencana membatasi pembelian BBM bersubsidi untuk kendaraan roda dua sebesar 0,7 liter per hari.

Demikian dikatakan Anggota Komisi VII DPR-RI dari Fraksi PDI Perjuangan, DR. Dewi Aryani, M.Si kepada PanturaNews, Jumat 10 Mei 2013.

“Saya menyayangkan sikap pemerintah yang terus berwacana mengenai subsidi BBM. Pemerintah tidak segera membuat keputusan, apakah akan menaikan harga BBM subsidi atau tidak,” kata Duta UI untuk Reformasi Birokrasi ini.

Menurut Dewi, pemerintah berencana membatasi pembelian BBM bersubsidi untuk kendaraan roda dua (sepeda motor) sebesar 0,7 liter per hari. Sedangkan untuk mobil pribadi, pemerintah juga berencana membatasi pembelian BBM bersubsidi sebanyak 3 liter per hari. Sehingga untuk satu minggunya, pemerintah akan menjatahi pembelian BBM bersubsidi untuk mobil sebesar 21 liter.

"Tapi semua masih rencana, belum ada kebijakan finalnya. Dari kemarin-kemarin rencana melulu. Pemerintah tidak tegas, dan itu semakin meresahkan rakyat," tutur Dewi Aryani yang berangkat ke DPR-RI dari Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Tengah IX (Kota Tegal, Kabupaten Tegal, Kabupaten Brebes).

Ditambahkan Dewi, seharusnya pemerintah segera memutuskan dan mengambil kebijakan atas subsidi BBM. Jangan hanya mewacanakan sesuatu hal yang malah akan membuat masyarakat resah. "Itu hanya akan menimbulkan gejolak social di masyarakat," tandasnya.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita